oleh

Ribuan Warga Jatim Terancam Kehilangan Hak Pilihnya

Ribuan Warga Jatim Terancam Kehilangan Hak Pilihnya

Bulatin.com – Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memperjuangkan hak konstitusi 500. 000 warga Jawa Timur yang tidak memiliki hak pilih. Warga tersebut dinilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak bisa memberikan aspirasinya karena masih menggunakan KTP lama.

” Kita memahami negara memiliki program nasional agar warga mempunyai KTP elektronik. Tapi perlu diingat, warga itu memiliki hak konstitusi, ” kata Ketua Tim Pemenangan Paslon Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, Hikmah Bafaqih di kantor KPU Jawa Timur, Jumat (20/4).

Hikmah menyampaikan, pihaknya berencana mendesak KPU supaya bisa memperjuangkan kemungkinan warga yang tidak diperbolehkan memberikan asprasinya. Karena, dari data KPU menyebutkan ada sekitar 500. 000 warga yang berpotensi tidak memperoleh hak pilih. Mereka terdeteksi masih memakai KTP lama. Walau sebenarnya, data yang dipakai KPU untuk menjadi data pemikih tetap (DPT) menggunakan E-KTP.

Untuk melindung hak masyarakat tersebut, Hikmah menyatakan agar KPU memberi ruang khusus supaya persoalan KTP bisa diselesaikan dengan baik. Artinya ada solusi yang harus diberikan KPU agar mereka mau mencoblos pasangan calon yang diinginkan mereka. ” Beri ruang untuk masyarakat yang masih menggunakan KTP lama. Mencari solusi yang terbaik, ” tuturnya.

Hikmah mengakui, jika melihat sekilas semangat yang terbangun di KPU Jawa timur. Tidak ada niatan KPU untuk mengabaikan hak konstitusi warga Jawa Timur. KPU Jawa timur berusaha untuk mencarikan solusi supaya hak-hak masyarakat ini dapat terselesaikan dengan baik. ” Misalnya memakai dokumen yang resmi dari KPU kan bisa. Jangan sampai mereka kehilangan haknya.