by

Bantuan dari Luar Negeri Tidak Perlu di Perdebatkan

Bantuan dari Luar Negeri Tidak Perlu di Perdebatkan

Bulatin.com Ketua Dewan Kehormatan Partai Keadilan serta Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono minta penduduk tidak berdebat yang teoritis tentang gempa bumi serta tsunami di Palu, Donggala, serta sekelilingnya.

Bekas kepala Tubuh Intelijen Negara itu menilainya, bila ingin membantu jadi membantu lah untuk beberapa masyarakat yang tertimpa bencana, yang menurut dia maha dahsyat.

“Membuka pintu selebar-lebarnya supaya dunia internasional turut menolong kita. Tak perlu lagi berdalil kafir tidak kafir. Siapapun yang menolong kita, cepat di terima untuk anak-anak yang sampai saat ini masih tetap terjepit di puing-puing, serta meminta pertolongan dengan jerit yang menyedihkan,” kata Hendropriyono, dalam tayangan persnya, Rabu 3 Oktober 2018.

Hendropriyono menyampaikan tak perlu juga didebatkan dari tempat mana pertolongan asing itu. Diberitakan beberapa puluh negara telah tawarkan bantuannya ke Indonesia.

“Rusia, China, AS, Singapura, Jepang, serta Korea Selatan telah tawarkan pertolongan. Tak perlu menanti penawaran dari Arab atau Israel,” tuturnya.

Jadi dalam keadaan seperti di Palu serta Donggala, menurut Hendro, mesti lakukan tindakan cepat. Ia membawa penduduk untuk saling ke tempat serta menolong mereka.

Sekurang-kurangnya, mengirim pertolongan yang diperlukan menekan seperti obat-obatan, serta baju sisa, ataupun berbentuk uang.

“Kita tengah melawan permasalahan kemanusiaan, bukan permasalahan agama, bukan permasalahan politik. Mari kita kerjakan juga atas basic kemanusiaan,” kata bekas Panglima Kodam Jaya itu.