by

Berhati-Hati Sentimen Yang Bisa Lemahkan Rupiah

Berhati-Hati Sentimen Yang Bisa Lemahkan Rupiah

Bulatin.com Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor, tunjukkan kurs Rupiah pada Dolar Amerika Serikat ada di level Rp14.504 pada penutupan perdagangan 27 November 2018. Berarti, rupiah kuat 47 point dari kurs awal mulanya di level Rp14.551 pada perdagangan 26 November 2018.

Akan tetapi pengamat Pasar Modal dari Asosiasi Analis Dampak Indonesia atau AAEI, Reza Priyambada menjelaskan, pascabergerak positif, laju Rupiah diprediksi akan kembali melemah. Bahkan juga terdapatnya pengakuan positif dari Gubernur BI yang disampaikan dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia kurang menolong penguatan Rupiah.

“Mulai kembali meningkatnya laju US$ bersamaan kembali timbulnya kecemasan perang dagang, sesudah Presiden Trump tunjukkan akan tidak melunak dengan Tiongkok berkaitan penetapan tarif barang import, akan berimbas pada melemahnya Rupiah,” kata Reza dalam pesan tertulisnya, Rabu 28 November 2018.

Reza memprediksi, diperkirakan Rupiah akan berjalan di rata-rata 14.515-14.500. Terdapatnya pelemahan Rupiah membuat keinginan akan berlanjutnya kenaikan menjadi terhalangi. Ditambah lagi gerakan US$ kembali memberikan peningkatannya, hingga cukuplah mendesak gerakan Rupiah.

Walau gerakan Rupiah masih tetap ada pada level di periode kuartal tiga tahun ini saat Rupiah masih tetap di bawah Rp15 beberapa ribu akan tetapi hal tersebut bukan bermakna mata uang Garuda sudah aman.

“Diinginkan sentimen negatif bisa lebih menyusut hingga laju Rupiah masih bertahan positif. Masih menyimak serta waspada beberapa sentimen yang bisa membuat Rupiah kembali melemah,” katanya.