by

Berkembangnya Teknologi Jadikan Tinja Menjadi Makanan Untuk Astronot

Berkembangnya Teknologi Jadikan Tinja Menjadi Makanan Untuk Astronot

Bulatin.com – Wacana daur ulang tinja manusia jadi makanan akan terealisasi. Gagasannya, makanan olahan itu juga akan dipakai jadi penganan astronot waktu diluar angkasa, terutama waktu melakukan misi ekspedisi Planet Mars kelak.

Mengenai sistem pemrosesan tinja juga akan diinisiasi oleh ilmuwan dari Pennsylvania State University. Tidak hanya untuk Mars, makanan olahan ini akan disuguhi untuk kru yang bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS, International Space Station).

Tetapi janganlah salah kira dahulu. Makanan yang dihidangkan kelak bukanlah berupa tinja seperti biasanya. Tinja yang disebut malah adalah saripati unsur makanan sisa yang terlarut didalam system pencernaan manusia.

Menurut info yang ditulis Tech Times, Rabu (31/1/2018), pimpinan ilmuwan Profesor Christopher House berhasil membuat wadah silindris yang menyimpan tinja padat serta cair.

Nanti, wadah itu juga akan mengurai bakteri yang aman untuk dikonsumsi serta bakteri yang semestinya dapat dibuang.

Bakteri yang diambil untuk layak masuk kelompok yaitu bakteri jenis anaerobik atau bakteri yang dapat memecah mikroorganisme tanpa ada oksigen.

” Bakteri anaerobik bila digabung tinja manusia juga akan hasilkan metana. Jadi, akhirnya dapat menumbuhkan mikroba berlainan, ” kata House.

Dengan memakai teknologi bioprocessing di level molecular, jadi diciptakanlah makanan sintetik yang disebut daur ulang dari tinja manusia dengan unsur nutraceutical. Bahkan juga, House temukan cara ini mengklaim makanan itu begitu higienis.

House bekerja bersama dengan Dr Mark Blenner, seseorang ilmuwan University Clemson, South Carolina. Untuk meningkatkan penelitiannya ini, House serta Blenner juga menggandeng NASA serta didukung dana sebesar US$ 200 ribu atau sekitaran Rp 2 miliaran.

Hasil temuannya juga dipublikasikan dengan resmi di satu jurnal terbitan Blenner yang berjudul Closing the Loop for Long-Term Space Travel.

Bahkan juga, NASA menganugerahi Blenner penghargaan atas riset yang sudah ia kerjakan sepanjang tiga tahun itu.

Tidak hanya tinja, beberapa astronot luar angkasa telah dapat lebih dahulu nikmati sayuran segar luar angkasa yang mereka kembangkan di pesawat.

Lewat teknologi yang dimaksud Veggie ini, beberapa astronot meningkatkan jenis sayuran selada lewat satu almari pendingin serta mempunyai tingkat keamanan mikrobiologikal yang demikian tinggi.

Bahkan juga, sayuran yang tumbuh juga senantiasa dibikin bersih dengan cairan asam sitrat serta sanitizer.