by

Elektabilitas Pasangan Tubagus Hasanudin dan Anton Charliyan Naik

Elektabilitas Pasangan Tubagus Hasanudin dan Anton Charliyan Naik

Bulatin.com – Instansi survei Indonesia Development Monitoring memperkirakan duet Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan alami kenaikan tingkat elektabilitas di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Namun, kenaikan elektabilitas diperkirakan tidaklah terlalu penting.

Direktur Eksekutif IDM, Firman Tresnadi menerangkan, manuver PDIP di beberapa daerah yang ciri khas menyentuh orang-orang, jadi pembeda dibanding partai pengusung calon lain.

Hasil survey IDM tunjukkan tingkat elektabilitas orang-orang Jawa Barat pada duet yang di kenal dengan nama Hasanah di tiga daerah cukup tinggi. Perincian tiga daerah itu di daerah Pantura menjangkau 74, 3 %, daerah Periangan 79, 7 %, sedangkan di Pamalayon menjangkau 72, 6 %.

” Bila dari analisis hasil survey kami, yang juga akan melejit itu Hasanah. Mungkin saja, mereka saat ini di bebrapa instansi survey itu paling bawah, ” tutur Firman di Bandung, Jawa Barat, Jumat 27 April 2018.

Firman mengatakan, satu diantara basis kuat PDIP yakni Kabupaten Subang memberi efek penting pada raihan nada untuk pasangan Kang Hasanudin-Anton.

” Analisis saya lebih diatas lima % dari Hasanah bila diliat dari langkah kerja PDIP. PDIP mempunyai basis tradisionil, umpamanya Kabupaten Subang. Ingin diapain juga itu, (orang-orang Subang) milih PDIP, ” tuturnya.

Menurut dia, manuver tim berhasil PDIP di beberapa daerah di masa kampanye yang menjelang hari pengambilan suara pada 27 Juni 2018, makin intens dikerjakan.

” Sebenarnya di sebagian bulan, terlebih diakhir Maret gerakan tim suksesnya lumayan mengagumkan. Aspeknya, masalah alur tim berhasil mengerjakannya, kedua, langkah berpolitik mereka, ” tuturnya.

Seperti di ketahui, pasangan Hasanudin-Anton selalu memberikan trend rendah. Tingkat elektabilitas ini jauh dibanding calon lain oleh sebagian instansi survey. Di instansi survey IDM, pasangan itu menjangkau 17, 3 %.

Sedangkan di instansi survey Indo Acuan, TB Hasanudin – Anton ada di 3, 4 %, sementara di Instansi Survey Indonesia (LSI Denny JA), pasangan ini cuma memperoleh persentase 4, 1 %.