by

Fabio Carvalho Disebut Sebagai The Next James Milner Ketimbang Philippe Coutinho

Legenda Liverpool Luis Garcia menyebut Fabio Carvalho bisa disebut sebagai The Next James Milner ketimbang Philippe Coutinho.

Musim ini Liverpool kedatangan gelandang baru. Ia adalah Fabio Carvalho, yang direkrut dari Fulham.

Usianya masih muda, 19 tahun. Ia dianggap sebagai investasi masa depan Liverpool.

Carvalho sendiri bermain di pos gelandang serang. Jadi tak heran jika kemudian ada yang menganggap ia adalah penerus Coutinho di Anfield.

Namun Luis Garcia tak sependapat dengan anggapan tersebut. Pria asal Spanyol ini menyebut Fabio Carvalho kurang pantas disebut penerus Philippe Coutinho.

Menurut Luis, Philippe Coutinho lebih layak disebut mirip James Milner. Sebab Fabio disebutnya sebagai pemain yang fleksibel, bisa bermain di lebih dari satu posisi.

“Ia salah satu pemain yang bisa Anda mainkan di banyak posisi,” ucap Luis pada LFCTV.

“Kita telah melihat Milner bermain di lini tengah, sebagai striker, hampir sebagai penjaga gawang dan saya pikir Carvalho juga sama,” serunya.

Di Liverpool, James Milner pernah bermain di banyak posisi. Ia kerap dimainkan sebagai gelandang tengah.

Namun ia juga bisa dimainkan sebagai fullback. Utamanya di pos bek kanan, mengisi area yang ditinggalkan oleh Trent Alexander-Arnold saat ia sedang berhalangan main.

Namun sesekali ia juga dimainkan sebagai bek kiri. Selain itu di sepanjang kariernya, termasuk di Manchester City, ia pernah bermain sebagai winger kanan dan kiri, gelandang serang, gelandang bertahan, second striker, hingga penyerang tengah.

Ia cuma belum pernah bermain di dua posisi saja. Yang pertama adalah pos bek tengah dan yang kedua pos kiper.

Fabio Carvalho seringnya bermain di pos gelandang serang. Selain itu ia kerap bermain sebagai gelandang tengah.

Selain itu ia pernah bermain di pos gelandang kanan dan kiri. Ia juga pernah bermain sebagai second striker.

Pos winger kanan dan kiri juga pernah ditempatinya. Fabio juga tentunya pernah dimainkan sebagai penyerang tengah.