by

Harga Beras di Pasaran Terus Melambung

Harga Beras di Pasaran Terus Melambung

Bulatin.com – Harga Beras terus mengalami kenaikan sejak Desember 2017 kemarin. Salah satu penyebabnya adalah ketidakstabilan pasokan beras di pasaran.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau disebut KPPU menilai, ketidakstabilan ini terjadi di sebabkan beberapa hal. Salah satunya, permasalahan data produksi dan komisi yang dirilis Badan Pusat Statistik atau juga disebut BPS dan Kementrian Pertanian atau disebut Kementa.

“Rendahnya kredibilitas data produksi beras yang dipublikasikan oleh BPS dan Kementan,” kata Ketua KPPU Syarkawi Rauf dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Selengkapnya seputar kenaikan harga beras dapat dilihat dalam Infografis di bawah ini:

“Rendahnya kredibilitas data produksi beras yang dipublikasikan oleh BPS dan Kementan,” kata Ketua KPPU Syarkawi Rauf dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Selengkapnya seputar kenaikan harga beras dapat dilihat dalam Infografis di bawah ini:

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memutuskan untuk membuka keran impor beras khusus. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin ketersediaan beras di dalam negeri dan sebagai salah satu langkah untuk menekan harga beras di pasaran.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, pihaknya akan membuka impor beras khusus sebanyak 500 ribu ton. Beras tersebut rencananya akan mulai masuk pada akhir Januari 2018.

“Untuk mengisi gap ini, saya tidak mau mengambil risiko kekurangan pasokan saya mengimpor beras khusus. Yang diimpor 500 ribu ton, start awal,” ujar dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis 11 Januari 2018.