by

Harga Emas Loyo Lantaran Ekonomi China Mengkhawatirkan

Harga Emas Loyo Lantaran Ekonomi China Mengkhawatirkan

Bulatin.com – Harga emas terdaftar turun pada perdagangan Kamis pagi serta menyentuh level terendahnya tahun ini. Hal tersebut dikarenakan oleh data ekonomi paling baru yang menggerakkan investor mengarah asset beresiko sebab kesehatan ekonomi global.

Dikutip dari CNBC, pada Kamis 18 April 2019, harga emas di pasar spot turun 0,1 % ke level US$1.272,33 per ons. Selain itu, emas berjangka AS turun 0,2 % ke posisi US$1.274,5 per ons.

Ini hari, data ekonomi dari China menyebabkan kecemasan mengenai perkembangan ekonomi global serta menghilangkan kemilau di investasi aset-aset safe haven. Selain itu, investor konsentrasi memerhatikan ekonomi Eropa.

Emas domestik

Selain itu, harga emas dalam negeri produksi PT Bermacam Tambang Tbk, atau Antam pada Kamis 18 April 2019, dibandrol seharga Rp656 ribu per gr. Harga itu turun Rp1.000 per gr dibandingkan Selasa 16 April 2019.

Diambil dari data Unit Usaha Pemrosesan serta Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback diputuskan seharga Rp574 ribu per gr, atau turun Rp11.000 per gr dibanding Selasa tempo hari.

Mengenai harga emas berdasar pada ukuran salah satunya, emas lima gr Rp3,10 juta, 10 gr Rp6,13 juta, 25 gr Rp15,23 juta, serta 50 gr Rp30,38 juta. Lalu, emas 100 gr dibandrol Rp60,7 juta, 250 gr Rp151,5 juta, serta emas 500 gr Rp302,8 juta.

Serta, untuk ukuran emas paling kecil serta paling besar yang di jual Antam di hari ini, yakni 0,5 gr dibandrol Rp352,5 ribu serta 1.000 gr sebesar Rp605,6 juta.

Seterusnya, produk Batik all series, ukuran 10 gr serta 20 gr dibanderol semasing Rp6,8 juta serta Rp13,05 juta.

Mengenai untuk pembelian emas ini hari, Antam mencatat untuk ukuran satu gr, tiga gr, lima gr, 10 gr, 250 gr, 500 gr serta 1.000 gr tidak ada. Selain itu, untuk emas 25 gr cuma berada di butik logam mulia.