Site icon BULATIN

Jokowi Hentikan Pidato Di HUT PDIP Saat Adzan Dzuhur

Jokowi Hentikan Pidato Di HUT PDIP Saat Adzan Dzuhur

Jokowi Hentikan Pidato Di HUT PDIP Saat Adzan Dzuhur

Bulatin.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi hadir perayaan HUT PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Jokowi berpidato di muka beberapa kader banteng.

Di awalnya pidatonya, Jokowi dengan memberikan salam pada beberapa tokoh yang ada diteruskan menegur Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Akan tetapi tidak diduga, mantan gubernur DKI Jakarta itu tidak diduga langsung berhenti bicara. Karena di luar ruang, terdengar azan zuhur berkumandang.

Seputar enam menit situasi hall JIExpo sunyi hampir tidak bersuara. Lalu, Jokowi meneruskan pidatonya.
Sebelum Jokowi berpidato, Megawati Soekarnoputri bicara beberapa hal dalam HUT partai yang ia dirikan. Dari mulai riwayat partai, ideologi, dan disudahi dengan narasi hubungan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Beberapa tokoh nasional ada dalam peluang ini. Wakil presiden Jusuf Kalla, calon wakil presiden pendamping Jokowi, Ma’ruf Amin, terlihat ada. Ketua Umum partai pengusung Jokowi-Ma’ruf, seperti Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP Romahurmuziy ada. Dan menteri kabinet kerja terutamanya yang merupakan kader PDIP, seperti Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko PMK Puan Maharani, Menkumham Yasonna Laoly.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan perayaan HUT ini adalah puncak koalisi ideologi, organisasi, politik, dan koalisi kader partai. Dengan membawa topik ‘Persatuan Indonesia Bumikan Pancasila’.

“Kami bersukur jika riwayat panjang PDI Perjuangan semenjak PNI sudah melahirkan tiga presiden: Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Jokowi,” tutur Hasto dalam info wartawan, Kamis (10/1).

Rapat pengaturan nasional akan diselenggarakan bertepatan perayaan HUT yang didatangi 13.126 kader. Peserta akan memperoleh materi strategis partai, visi misi pasangan capres nomer urut 01, komik riwayat Bung Karno, dan buku Bung Karno dan Islam.

“Jadi pesan yang dikatakan adalah jika PDI Perjuangan siap mengawal pemerintahan Pak Jokowi ke depan. Bagaimana juga memenangi PDI Perjuangan sekaligus juga dengan memenangi Pak Jokowi-KH Maruf Amin adalah satu kemauan perjuangan menang untuk rakyat,” tambah Hasto.

Exit mobile version