by

Kecelakan Antara Truk Dan Bus Tewaskan 1 Penumpang

Kecelakan Antara Truk Dan Bus Tewaskan 1 Penumpang

Bulatin.com – Kecelakaan maut terjadi antara Mitsubishi truk tronton BK 9976 TD dengan bus PT Pinem BK 7635 DF di Jalan lintas Riau Sumut, tepatnya di Balam Kep Bangko Permata Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Seorang penumpang tronton tewas di lokasi kejadian, sedangkan penumpang bus mengalami luka-luka.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto waktu dikonfirmasi merdeka. com membenarkan peristiwa tersebut . Dia mengatakan, peristiwa itu mengakibatkan korban meninggal dan kedua kendaraan rusak berat.

” Kecelakaan pada bus Pinem dengan truck tronton itu mengakibatkan seorang penumpang tronton meninggal dunia, 3 penumpang luka ringan, dan 3 lainnya mengalami luka ringan, ” ujar Sigit pada merdeka. com, Jumat (20/4).

Sigit menjelaskan, pengemudi truk tronton BK 9976 TD adalah Reynold Pasaribu (29) warga Siantar, provinsi Sumatera Utara. Sedangkan bus Pinem disopiri M Hasan Ginting (36) warga Stabat, Medan Sumut.

” Sopir tronton Reynold mengalami luka ringan. Tapi temannya Janus Nababan (31) warga Simalungun meninggal dunia karena terjepit setelah kecelakaan itu. Hanya dua orang yang ada dalam truck itu, ” kata Sigit.

Disamping itu, untuk sopir bus pinem Hasan mengalami luka ringan. Sedangkan penumpangnya Santa Tarigan (42) warga Binjai Medan juga luka ringan, Sulastri (62) warga Rokan Hilir mengalami luka berat. Berikutnya Ratni Hizkia (53) warga Rohil mengalami luka berat, Mei Siswandi (29) warga Siak alami luka berat.

Awalnya truk tronton yang dikemudikan Reynold datang dari arah Ujung Tanjung menuju arah Bagan Batu melaju dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, walau keadaan jalan lurus menurun, tetapi Reynold dalam keadaan lelah dan mengantuk sehingga hilang kendali.

” Kemudian truk melebar dan mengambil jalur samping kanan. Saat bersamaan dari arah yang berlawanan, yaitu dari arah Bagan Batu menuju arah Ujung Tanjung, datang bus Pinem yang disopiri Hasan dengan kecepatan sedang. Tapi karena jarak sudah sangat dekat, maka kecelakaan tidak dapat dielakkan lagi, ” kata Sigit.

Menurut Sigit, dari hasil olah TKP oleh Polisi Lalu Lintas (Polantas), ditemukan sejumlah bukti dan keterangan saksi bahwa Reynold menyetir truck tronton dalam kondisi mengantuk.

” Warga di sekitaran lokasi sudah kita mintai keterangannya, mereka juga melihat truck tronton dikendarai dengan posisi oleng. Terlihat sopirnya mengantuk, para penumpang juga memberikan keterangan yang sama, ” terang Sigit.