oleh

Keputusan Ronald Koeman Membuat Frenkie De Jong Merasa Nyaman Bermain Di Posisi Aslinya

Frenkie de Jong mengaku ia nyaman bermain di bawah asuhan Ronald Koeman karena sang pelatih memainkannya di posisi aslinya yakni holding midfielder.

De Jong adalah seorang gelandang serba bisa. Di Barcelona ia pun dimainkan di beberapa posisi berbeda.

Ia kerap dipercaya bermain sebagai gelandang tengah. Kemudian juga sebagai gelandang bertahan.

Namun ia juga pernah diminta bermain sebagai gelandang kiri. Namun kini di era Koeman, ia lebih sering main sebagai holding midfielder.

Keputusan Ronald Koeman ini pun disambut dengan rasa bahagia oleh Frenkie De Jong. Sebab itu adalah posisi aslinya, tempat di mana ia bisa bermain dengan nyaman.

“Saya pikir sifat saya sebagai pemain, saya ingin menerima bola di awal permainan dan mengatur permainan. Saya pikir itu lebih merupakan gaya permainan saya daripada menunggu bola dan menerimanya di depan, dan kurang banyak menyentuh bola,” seru De Jong pada situs resmi UEFA.

“Saya pikir saya merasa lebih nyaman di posisi poros daripada tinggi di depan, tetapi saya juga bisa bermain tinggi di depan. Tidak terlalu penting bagi saya, tetapi jika saya harus memilih, saya lebih suka bermain sebagai poros ganda, daripada, misalnya, sebagai mediapunta (false nine),” tegasnya.

Frenkie de Jong kemudian menjelaskan sedikit tentang gaya manajerial Ronald Koeman. Ia mengatakan Koeman adalah sosok pelatih yang tegas.

Koeman juga tahu persis apa yang ia minta dari pemainnya. Hal itu tentu tak lepas dari pengalamannya sebagai mantan pemain dahulu.

“Saya pikir komunikasi antara kami, antara pelatih dan saya, sangat bagus, dan ia mengatakan [saya] dengan tegas apa yang ia minta dari saya dalam posisi ini, dan saya pikir semuanya sangat jelas,” katanya tentang gaya manajerial Koeman.

“Ketika ia berbicara, Anda mendengarkannya karena ia memiliki otoritas ini, kekuatan ini – saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya – dan, tentu saja, ia memiliki banyak pengetahuan tentang sepak bola karena saya pikir ia memahami permainan dan adalah pemain hebat sebelumnya.”

“Jadi, jika ia mencoba mengajarimu sesuatu, kamu mendengarkan,” tandas De Jong.