Site icon BULATIN

Kisah Inspiratif Remaja 14 Tahun Bergelar Master Biomedik

Kisah Inspiratif Remaja 14 Tahun Bergelar Master Biomedik

Bulatin.com – Jika kebanyakan anak usia 14 tahun masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun berbeda dengan seorang anak keturunan India-Amerika ini. Dia baru saja lulus dengan gelar Master Teknik Biomedik dari Universitas California, Davis pada usia 14 tahun.

Lahir di Sacramento, Tanishq Abraham menjadi berita utama pada tahun 2015 lalu setelah lulus dengan tiga gelar, Ilmu Matematika dan Fisik, Ilmu Pengetahuan Umum serta Bahasa Asing dari American River College dengan nilai rata-rata (IPK) 4.0. Saat itu, dia baru berusia 11 tahun.

Dikutip dari Nextshark, Tanishq kembali menjadi berita setelah mendapatkan gelar master di bidang teknik biomedik dari Universitas California hanya beberapa hari sebelum dia berusia 15 tahun. Dia menyelesaikan pendidikannya itu hanya dalam waktu dua tahun.

Tanishq, yang lulus dengan predikat summa cum laude, mengatakan bahwa ia merasa sangat bahagia dan sangat bangga dengan pencapaiannya. “Saya merasa sangat bahagia, sangat gembira dan bangga dengan pencapaian saya,” ujarnya.

Tanishq adalah anak yang jenius, sebelumnya ia menyelesaikan mata pelajaran matematika dari Program Pendidikan Universitas Stanford untuk Generasi Muda Berbakat (EPGY) dalam waktu kurang dari enam bulan pada usia 5 tahun.

Dia kemudian mengambil kelas sekolah menengah atas secara online di bidang biologi, kimia, geologi, dan paleontologi pada usia 6 tahun. Ketika berusia 7 tahun, Tanishq sudah menyelesaikan kursus astronomi dan geologi di American River College.

“Kami tidak merasa mereka telah kehilangan masa kecilnya yang ‘normal’. Apa yang normal untuk beberapa orang mungkin tidak normal untuk orang lain,” kata Taji Abraham tentang putranya dan saudara perempuannya Tiara, yang juga berprestasi.

Tetapi keberhasilan Tanishq mungkin tidak sepenuhnya mengejutkan mengingat dia berasal dari keluarga terdidik. Ibunya adalah seorang dokter hewan, sementara ayahnya seorang sarjana di bidang software. Kedua kakek-neneknya adalah pensiunan profesional dengan gelar doktor dalam bidang kedokteran hewan.

Sebagai orangtua, sang ayah mengatakan bahwa yang terpenting kedua anaknya mendapat cukup istirahat dan tidur minimal sembilan jam hingga 10 jam sehari. Tanishq sekarang siap melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar doktor, tetapi ia berencana untuk melanjutkan sekolah kedokteran dalam empat hingga lima tahun ke depan. Dia berharap bisa menemukan perawatan yang efektif untuk kanker.

Exit mobile version