oleh

Korban Meninggal yang Disebabkan Oleh Pesawat Meningkat di 2018

Korban Meninggal yang Disebabkan Oleh Pesawat Meningkat di 2018

Bulatin.com – Jumlah korban meninggal dunia karena pesawat jatuh bertambah drastis pada 2018 bila dibanding
dengan tahun sebelumnya.

Laporan Jaringan Keselamatan Penerbangan (Aviation Safety Network/ASN) tunjukkan insiden
pesawat jatuh menewaskan sebanyak 556 orang tahun kemarin.

Insiden terparah pada 2018 terjadi saat pesawat maskapai Lion Air jatuh di Indonesia,
menyebabkan 89 orang tutup umur.

Adapun pada 2017 jumlah korban mencapai 44 orang. Tahun itu juga tercatat sebagai `tahun
teraman buat pesawat komersial sepanjang sejarah` lantaran tidak ada pesawat penumpang yang
dilaporkan jatuh.

ASN mencatat ada sebanyak 15 insiden fatal sepanjang 2018. Pada lain:

Bagaimanapun, lepas dari rangkaian insiden itu, secara keseluruhnya keamanan transportasi
udara sudah berkembang selama 20 tahun terakhir.

“Bila tingkat insidennya tetap sama dengan 10 tahun lantas maka akan ada 39 kecelakaan fatal
tahun lalu,” kata Direktur ASN, Harro Ranter.

“Merujuk tingkat kecelakaan pada 2000, akan ada 64 kecelakaan fatal. Ini menunjukkan adanya
kemajuan luar biasa dalam konteks keamanan selama dua dekade belakangan,” imbuhnya.

ASN menyatakan kecelakaan karena hilang kendali (loss-of-control/LOC) jadi sorotan utama di
bidang keselamatan transportasi udara mengingat hal ini jadi penyebab sedikitnya 10 dari 25
insiden terparah selama lima tahun terakhir.

LOC merupakan penyimpangan dari rute penerbangan seharusnya dan kondisi ini bisa diakibatkan
faktor teknis pesawat, kesalahan manusia, atau lingkungan.

Sebagian besar penumpang dalam kecelakaan LOC tidak bisa selamat, menurut ASN