Site icon BULATIN

KPK Enggan Berkomentar Soal Debat Perdana Capres

KPK Enggan Berkomentar Soal Debat Perdana Capres

KPK Enggan Berkomentar Soal Debat Perdana Capres

Bulatin.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ingin berpanjang lebar menyikapi debat Pemilihan presiden pertama. Walau mengulas rumor korupsi, KPK menyatakan pihaknya lebih ingin konsentrasi kerja ketimbang memberi komentar.

“Untuk debat tadi malam. Kami tidak berikan respon atau komentar. KPK pilih kerja saja dengan serius sesuai dengan kewenangan,” kata Juru bicara KPK Febri Diansyah di Kantornya, Kuningan, Jakarta, Jumat (18/1).

Menurut Febri, KPK selalu berbenah, karena saat ini banyak kekurangan dalam perlakuan di bidang korupsi di Indonesia. Perumpamaannya, ada standard internasional dimaksud korupsi, akan tetapi KPK belumlah dapat menindak karena masih menggunakan UU nomer 20 tahun 2001.
“Hingga butuh ketentuan yang kuat seperti revisi UU supaya bisa disentuh dengan hukum,” lebih Febri.

Febri meneruskan, pada prinsip dasarnya, ada beberapa orang yang dapat diidentifikasi korupsi jika KPK menggunakan atau merujuk pada standard The United Nations Convention against Corruption. Contohnya, mereka yang disangka mempunyai kedekatan dekat dengan pimpinan institusi negara, lalu bisa keuntungan.

“Di international dimaksud trading influence. Banyak pihak swasta yang bukan penyelenggara negara jadi engga dapat disentuh. Lalu korupsi di bidang swatsa pun belumlah dapat disentuh,” jelas ia.

KPK mengharap, ke depan ada ketentuan yang dapat dibikin bersama dengan untuk menolong KPK mengentaskan tingkat korupsi di negeri ini. Peraturan, jadi catatan spesial KPK untuk Indonesia yang lebih bersih.

“Ketentuan dapat dibikin kan oleh presiden dan DPR. Utamanya kita miliki PR besar pemberantasan korupsi diantaranya berkaitan peraturan,” kata Febri.

Exit mobile version