by

Manchester City Siap Kembalikan Uang Suporter yang Sudah Telanjur Beli Tiket Andai Musim ini Dilanjutkan Tanpa Penonton

Manchester City telah menulis surat yang jelas membuat tenang sebagian besar suporter mereka. Juara bertahan Premier League itu menawarkan pengembalian uang tiket sepenuhnya andai musim dilanjutkan tanpa penonton.

Pengembalian tiket ini tentu terkait dengan pandemi virus corona. Premier League sudah dihentikan dua bulan terakhir, dan kini tengah bersiap melanjutkan musim lewat protokol ketat yang disebut ‘Project Restart’.

Man City masih menyisakan 6 pertandingan kandang lagi, tapi besar kemungkinan setiap pertandingan sisa itu digelar tanpa penonton. Terlebih, masih ada gagasan memusatkan pertandingan pada beberapa stadion pilihan.

Pengembalian tiket jelas jadi kabar baik bagi fans setia mereka, tapi kabar buruk bagi Man City. Tidak bisa dimungkiri, pandemi virus corona menyisakan krisis finansial yang cukup berat.

Selain mengembalikan uang untuk tiket 6 pertandingan sisa di Premier League, Man City pun mungkin bakal mengembalikan tiket untuk duel 16 besar Liga Champions kontra Liga Champions. Tiket-tiket yang sudah terjual untuk laga tandang pun bakal dikembalikan sepenuhnya.

Sampai sekarang, Man City juga masih menunggu informasi tentang jadwal penjualan tiket untuk musim depan.

“Harap dicatat bahwa tanggal untuk periode pembaruan Seasoncard masih dalam peninjauan. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut begitu menyelesaikannya,” kata surat tersebut.

Sampai saat ini, Man City dan sebagian besar klub lain tetap bersikukuh memainkan semua sisa pertandingan sesuai dengan jadwalnya, waktunya tandang ya main tandang, waktunya kandang ya main kandang. Mereka menolak gagasan memainkan sisa pertandingan di tempat netral.

Kendati demikian, ada risiko besar jika laga kandang tetap digelar di Etihad Stadium. Meski fans tidak boleh memasuki stadion, besar kemungkinan fans tetap berkumpul di luar stadion.

“Yang ditakuti adalah fans tetap mendatangi stadion, entah di tempat netral atau di kandang, itu bisa jadi masalah,” ungkap petinggi kepolisian Manchester, Ian Hopkins.

“Saya tahu pertandingan bakal memancing kerumunan, entah mereka diizinkan masuk ke stadion atau tidak. Hal ini memerlukan pemikiran yang mendalam,” tandasnya.