by

Manchester United Akhirnya Mengumumkan Erik ten Hag Sebagai Manajer Baru

Manchester United akhirnya mengumumkan Erik ten Hag sebagai manajer baru. Ten Hag akan mulai bekerja begitu musim ini berakhir, melanjutkan estafet dari Ralf Rangnick.

Keputusan pihak klub menunjuk Ten Hag sebenarnya sudah diprediksi. MU membutuhkan pelatih baru dengan visi yang jelas dan kemampuan mengembangkan tim dari tahun ke tahun.

Ten Hag sudah membuktikan kualitasnya sebagai pelatih yang bisa mengembangkan Ajax Amsterdam dan mengorbitkan pemain-pemain top. Kini, tantangannya bakal lebih besar di kursi pelatih Old Trafford.

Kualitas Ten Hag memang sudah terbukti, tapi fans Setan Merah diminta tidak memasang ekspektasi terlalu tinggi untuk meraih trofi. Mengapa begitu?

Keputusan klub menunjuk Ten Hag juga ditanggapi oleh si mantan pemain, Gary Neville. Menurutnya kondisi MU sekarang sudah terlalu parah, harus segera diselamatkan.

Neville tahu bahwa Ten Hag belum bisa bicara soal trofi. Tugas-tugas awal Ten Hag cukup banyak, termasuk membawa MU kembali ke standar minimal.

“Apa yang kita saksikan saat ini [dalam tim MU] tidak bisa diterima. Kondisi ini harus segera diatasi dan Ten Hag punya tugas besar untuk membawa klub kembali ke standar minimal tersebut,” kata Neville di Sky Sports.

“Standar minimal yang perlu mereka capai adalah sikap profesional, etos kerja, keyakinan, kepercayaan diri. Setelahnya, mudah-mudahan Anda bisa mulai berpikir soal trofi.”

Bagi Neville, tugas Ten Hag adalah tugas jangka panjang. Dia harus membereskan banyak hal yang salah di MU. Ten Hag butuh waktu jika dituntut meraih trofi.

“Sejujurnya, saya tidak akan terlalu menekan Ten Hag untuk meraih trofi dalam satu atau dua tahun awal. Tentu bakal hebat jika dia bisa meraih lebih,” sambung Neville.

“Targetnya adalah: Masuk ke empat besar, mengukuhkan MU di Liga Champions, menarik para pemain yang bisa bermain dengan gaya yang dia mau, lalu mulai mendapatkan kepercayaan,” pungkasnya.