oleh

Newcastle Gak Belanja Jor-joran Meski Ada Uang

Pergerakan Newcastle di bursa transfer musim panas ini menarik untuk diikuti. Meski ada banyak uang, Newcastle tampak berhati-hati dalam mendatangkan pemain.

Newcastle dapat disebut sebagai klub kaya baru di Inggris. Musim lalu, Newcastle diakuisisi oleh pangeran Arab yang menyiapkan nilai investasi fantastis

Artinya, Newcastle sekarang sedang mengikuti jejak Manchester City dan PSG untuk jadi klub top dunia. Bahkan dikabarkan bahwa uang yang disiapkan si pemilik baru Newcastle lebih besar daripada dua klub tersebut.

Biar begitu, Newcastle tidak lantas buru-buru merekrut pemain-pemain bintang yang bermain di level top. Strategi inilah yang patut diacungi jempol.

Pergerakan Newcastle juga diamati oleh analis Premier League, Paul Robinson. Menurutnya, Newcastle mungkin sudah belajar dari kasus Man City beberapa tahun lalu, saat baru mulai naik ke level top.

Artinya, Newcastle tidak mau buru-buru membeli pemain top dengan harga mahal. Mereka ingin terlebih dahulu menyiapkan fondasi tim.

“Bursa transfer mereka masuk akal. Eddie Howe benar-benar memperhitungkan pergerakannya. Januari lalu dia tahu bahwa dia butuh pemain baru untuk bertahan di Premier League,” ujar Robinson di Football Insider.

“Di awal takeover, Man City membeli pemain-pemain top, tapi itu tidak benar-benar berhasil. Newcastle mencoba pendekatan yang lebih masuk akal.”

Robinson menilai bahwa pihak klub benar-benar tahu apa yang perlu dilakukan untuk mengembangkan tim Newcastle. Belajar dari kesalahan klub-klub sebelumnya, Newcastle tidak mau terburu-buru.

“Pemain-pemain yang direkrut memang akan membawa Newcastle ke level yang lebih tinggi,” sambung Robinson

“Mereka tidak akan berkembang dalam semalam. Anda tidak bisa membeli 15 pemain top dunia dalam semalam dan berharap keuangan aman.”

“Saya bisa membayangkan Newcastle finis di paruh atas dengan skuad yang sekarang. Mereka bergerak dengan cerdas,” tandasnya.