by

Perhatikan Cara Simpan Dan Gunakan Minyak Agar Tak Memicu Kanker

Perhatikan Cara Simpan Dan Gunakan Minyak Agar Tak Memicu Kanker

Bulatin.com –  Hampir semua orang sulit terlepas dari makanan yang diolah dengan cara digoreng. Hal ini tidak lain karena cita rasa gurih dan renyah yang membuat jatuh cinta.

Kecintaan terhadap makanan digoreng seringkali membuat sejumlah orang menggunakan minyak goreng secara berulang. Hal ini padahal tidak baik untuk kesehatan tubuh. Lalu bagaimana tanda-tanda minyak yang Anda punya atau gunakan tidak layak untuk digunakan kembali (sudah rusak)?

Celebrity Chef, Steby Rafael menjelaskan rusaknya minyak bisa terlihat dari warna si minyak.

“Biasanya dari warna agak gelap mengeluarkan asap, kalau kita panasin sebentar biasanya enggak keluarkan asap tapi ini keluar asap, itu tanda rusak,” ujarnya saat dalam acara #ICOOKLIKETHIS di Jakarta.

Tidak hanya itu, ciri lainnya yang menandakan minyak goreng yang Anda gunakan rusak adalah minyak tersebut tidak memiliki aroma, hingga tingkat kematangan pada makanan tidak sempurna.

“Biasanya gosong di luar dalamnya masih mentah,” jelas dia.

Dia memaparkan maksud dari minyak rusak adalah adanya struktur dalam minyak yang rusak sehingga bisa membawa risiko terkena kanker jika dikonsumsi secara terus-menerus.

“Sebenarnya minyak itu bisa dipakai. Rusak itu maksudnya, strukturnya rusak jadi bisa bawa kankernya tinggi,” jelas dia.

Dia melanjutkan, tidak hanya itu, cara penyimpanan di dalam kulkas juga memengaruhi struktur minyak.

“Minyak sebagus apapun jangan sampai disimpan di dalam kulkas. Karena minyak sebagus apapun berubah bentuk dari cair ke padat dan kita cairkan lagi itu udah jadi transfat, itu lemak jenuhnya tambah banyak,” jelas dia.

Dia menambahkan, penyimpanan minyak yang paling bagus adalah di tempat yang tanpa cahaya dan tidak panas langsung.

“Tapi bukan berarti dalam kulkas,” jelas dia.