Site icon BULATIN

Peserta Tarawih Akbar Di Istiqlal Mencapai Sepuluh Ribu

Peserta Tarawih Akbar Di Istiqlal Mencapai Sepuluh Ribu

Peserta Tarawih Akbar Di Istiqlal Mencapai Sepuluh Ribu

Bulatin.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan berencana mengadakan salat tarawih akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5) besok. Salat tarawih akbar itu awalnya ingin dilakukan di lapangan silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, namun tidak jadi dan dipindah ke Masjid Istiqlal.

Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengamini rencana kegiatan itu. Menurut dia dari pihak Anies telah mengirimkan surat pemberitahuan atau informasi kepadanya.

” Sudah beberapa hari yang lalu sudah diinfokan ke sini staf khusus gubernur yang datang ke sini menyampaikan bahwasanya acara tarawih yang sedianya diadakan di Monas itu dipindah ke Istiqlal, ” kata Hurairah kepada merdeka. com di Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (25/5).

” Hingga ke masalah teknis sudah kami bicarakan sudah kami koordinasi dengan pihak Pemda, ” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa jumlah peserta tarawih akbar nanti dapat mencapai puluhan ribu jemaah berbeda dibanding dengan hari biasanya yang hanya mencapai 6 ribu jemaah saja.

” Dari mereka tidak kasih tahu ke kita sekitar berapa. Yang pasti jumlah berkali-kali lipat ya dari jemaah yang biasa ada di Istiqlal ya, karena kebetulan itu hari Sabtu (week end) biasanya jemaah itu dapat mencapai 6 ribuan itu yang buka puasa saja ya dan yang tarawih sekitar 10 ribuan, ” sebutnya.

Seperti diketahui, rencana Pemprov DKI melakukan Salat Tarawih Akbar di Monas pada 26 Mei yang akan datang menuai kritik dari berbagai ulama. Pada akhirnya rencana salat berjemaah tersebut dialihkan, dari Monas ke Masjid Istiqlal.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ketentuan tersebut diambil guna mengakomodir masukan dari ulama. Sehingga, dia memastikan, Salat Tarawih Akbar tetap akan digelar.

” Kita mendengar yang disampaikan beberapa ulama, kita dalam soal beribadah ya mengacu pada para ulama. Karena itu kemudian rencana Salat Tarawih akan tetap diadakan pada 26 Mei dan Insya Allah di Masjid Istiqlal, ” tuturnya di Balai Kota Jakarta, Senin (21/5).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengklaim telah berkoordinasi dengan beberapa ulama termasuk juga MUI dan juga pengurus masjid Istiqlal berkaitan rencana Tarawih Akbar itu.

” Sudah koordinasi dengan pengelola Istiqlal, pada waktu yang sama, ” jelasnya.

Exit mobile version