by

Polisi Lakukan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dera

Polisi Lakukan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dera

Bulatin.com – Deretan Satreskrim Polres Boyolali mengadakan rekonstruksi pembunuhan karyawati BPR Karanganyar, di dua tempat. Tempat pertama di kediaman korban Dera Dewanti Dirgahayu, di Perumahan Sawahan No. 6, RT 001 RW 010, Ngemplak, Boyolali. Rekonstruksi ke dua dilakukan di persawahan Desa Ngargorejo, Ngemplak, selatan Waduk Cengklik.
Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto mengatakan, selain tersangka Beki Apriyanto, ibu tersangka serta beberapa saksi juga didatangkan. Beberapa barang bukti juga dihadirkan, di antaranya mobil Honda Jazz AB 1921 VS, tangga untuk memanjat tembok serta lainnya. Jaksa serta pengacara juga didatangkan.
” Rencana kita ada 34 adegan yang juga akan diperagakan oleh pelaku. 30 adegan di rumah korban, serta 4, adegan di tempat pembuangan mayat, ” tutur Kasatreskrim, Selasa (30/1).
Sementara itu, pantauan di tempat, sejak pagi ratusan warga berdesakan melihat rekonstruksi. Tetapi sampai jam 10. 00 WIB, petugas masih menanti tersangka. Beberapa puluh petugas bersenjata lengkap terlihat menjaga lokasi yang telah dipasang police line.
Seperti diketahui, Polres Boyolali sudah membuka pelaku pembunuhan Dera Dewanti Dirgahayu (38), karyawati BPR Karanganyar yang mayatnya dibuang di persawahan Boyolali, Senin minggu kemarin. Tersangka bernama Beki Apriyanto (21) ditangkap Jumat (26/1) lantas di rumah orang tuanya, Indragiri Hulu, Riau, selesai lima hari melarikan diri.
Menurut pernyataan tersangka, ia tidak sempat berencana membunuh wanita lajang asal Semarang tersebut . Ia cuma mengincar harta wanita yang tinggal di Perumahan Sawahan No 6, RT 01 RW 10, Ngemplak, Boyolali itu. Tetapi dikarenakan kepergok waktu menyatroni rumah itu, niat menghabisi nyawa Dera juga muncul. Sampai akhirnya, Dera tewas serta dibuangnya ke persawahan dekat Waduk Cengklik.
Ia juga lalu melarikan diri dengan mobil Dera, Honda Jazz AB 1921 VS dengan berbekal uang yang ada di dompet korban sebesar Rp 2, 7 juta. Tidak ingin terlacak keberadaannya, ia lalu meninggalkan mobil korban di Stasiun Bekasi serta melanjutkan perjalanan ke pulau Sumatera dengan menaiki bus AKAP.
” Saya kalah judi Rp 2 juta di Kleco, lantas masuk ke rumah dia curi barang. Saya cemas, saya bingung, karna bila dibuang jauh tidak ditemuin. Saya sebelumnya tidak kenal tapi sempat bertemu di jalan. Kalah judi di Kleco Rp 2 juta, ” tutur Beki.
Untuk menghilangkan jejak, lanjut Beki, sebelum dibuang di persawahan tubuh Dera ditelanjangi. Pada keluarga Dera yang datang ke Mapolres Boyolali, Beki menyesali tindakannya.
” Saya mengakui salah, saya minta maaf serta pasrah, ” sesalnya.