by

Presiden Persebaya Pertanyakan Jadwal Liga 1 2019

Presiden Persebaya Pertanyakan Jadwal Liga 1 2019

Bulatin.com – Presiden club Persebaya Surabaya, Azrul Ananda menyebutkan agenda pertandingan Liga 1 2019 tidak manusiawi. Presiden Persebaya Pertanyakan Jadwal Liga 1 2019

Walau demikian dia mengharap Persebaya dapat sampai tujuan juara musim ini. Format laga Liga 1 2019 memang alami beberapa pergantian kembali pada format lama.
Diantaranya, dengan dua pertandingan kandang serta dua tandang walau masih sesuai dengan keperluan semasing team.

“Berdasar pada penghitungan kami dari agenda laga yang kami terima, kami harus berlaga tiap 4,6 hari. Itu agenda yang begitu padat, mungkin dapat disebut kurang manusiawi.”

“Karena itu itu sekarang ini team pelatih sedang mengendalikan supaya beberapa pemain dapat terus tampil oke di tiap pertandingan. Mujur kami punyai infrastruktur untuk memberi dukungan itu,” kata Azrul waktu perjumpaan sponsor sah Persebaya di lokasi Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/5).
Persebaya akan memulai musim Liga 1 2019 dengan pertandingan tandang ke tempat Bali United, Rabu (15/5). Lalu lanjut berkunjung ke tempat Kalimantan tengah Putra, Selasa (21/5).
Team berjuluk Bajul Ijo baru akan memainkan pertandingan kandang pertamanya pada musim 2019 waktu melayani PSIS Semarang, Selasa (30/5) disusul pertandingan kandang melawan Barito Putra di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/6).

Azrul menyebutkan Persebaya adalah team yang paling repot diawalnya 2019. Sesudah kalah di final dari Arema FC, Persebaya masih tertera jadi peserta di perempat final Piala Indonesia yang menanti agenda melawan Madura United.

Presiden Persebaya Katakan Agenda Liga 1 2019 Tidak Manusiawi
“Persebaya jadi hanya satu team yang belum mengadakan pemfokusan latihan [TC] sampai April serta baru TC di Bali. Saya pikir kami siap melawan Liga 1,” terangnya.

Azrul menjelaskan finish di tempat ke lima pada Liga 1 2018 bukan hal yang jelek. Itu mengisyaratkan beberapa pemainnya kerja secara baik di tahun pertama menjejaki kasta paling atas pertandingan sepak bola Indonesia.

“Kami akan memburu bintang serta akan mendekati sedekat mungkin jika ada peluang itu. Kami lihat lima laga baru dapat dipetakan.”

“Tetapi masih mencapai bumi, jangan pernah club hidup mati, harus menjadi club yang bertahan lama,” katanya.