Biodata Aldila Sutjiadi Terbaru 2026: Umur, Agama, Orang Tua, Pendidikan, Karier dan Prestasi Tenis
Nama Aldila Sutjiadi kembali mencuri perhatian pencinta olahraga Indonesia setelah mencatatkan prestasi membanggakan di panggung tenis internasional pada musim 2026.
Petenis spesialis ganda asal Indonesia tersebut sukses menjadi juara nomor ganda putri Mubadala DC Open atau Washington 2026 bersama petenis Selandia Baru, Erin Routliffe. Gelar itu melanjutkan periode positif Aldila yang sebelumnya juga menjadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva.
Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisi Aldila sebagai salah satu petenis putri Indonesia dengan pencapaian paling menonjol di era modern.
Lahir di Jakarta pada 2 Mei 1995, Aldila kini berusia 31 tahun. Perjalanan kariernya terbilang menarik karena ia tidak hanya berprestasi sebagai atlet, tetapi juga berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi di Amerika Serikat sambil aktif mengikuti kompetisi tenis tingkat universitas.
Namanya sebelumnya telah dikenal luas masyarakat Indonesia berkat medali emas Asian Games 2018 bersama Christopher Rungkat. Setelah itu, karier Aldila berkembang hingga ia menjadi pemain reguler di berbagai turnamen internasional dan Grand Slam.
Lantas, siapa sebenarnya Aldila Sutjiadi? Berikut biodata, profil, pendidikan, perjalanan karier, prestasi, hingga fakta menariknya.
Biodata Aldila Sutjiadi
| Keterangan | Biodata |
|---|---|
| Nama lengkap | Aldila Sutjiadi |
| Nama populer | Aldila Sutjiadi / Dila |
| Tempat lahir | Jakarta, Indonesia |
| Tanggal lahir | 2 Mei 1995 |
| Umur | 31 tahun pada Agustus 2026 |
| Zodiak | Taurus |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Agama | Kristen |
| Tinggi badan | 169 cm |
| Tangan bermain | Kanan |
| Profesi | Petenis profesional |
| Spesialisasi | Ganda putri dan ganda campuran |
| Ayah | Indriatno Sutjiadi |
| Ibu | Herawati Sutisna Jahja |
| Pendidikan sekolah | Jubilee School Jakarta |
| Perguruan tinggi | University of Kentucky |
| Tim universitas | Kentucky Wildcats |
| Mulai bermain tenis | Usia 5 tahun |
| Gaya permainan favorit | Forehand dan volley |
| Gelar WTA ganda | 8 gelar hingga DC Open 2026 |
| Media sosial | Instagram @dila11 |
Biografi Lengkap Aldila Sutjiadi
Aldila Sutjiadi merupakan petenis profesional Indonesia yang lahir di Jakarta pada 2 Mei 1995. Ketertarikannya terhadap olahraga tenis sudah tumbuh sejak usia sangat muda.
Lingkungan keluarga mempunyai peran penting dalam perkembangan tersebut. Ayahnya, Indriatno Sutjiadi, memiliki latar belakang di dunia tenis dan ikut memperkenalkan olahraga ini kepada Aldila.
Aldila mulai mengenal raket dan lapangan tenis ketika berusia sekitar lima tahun. Dari aktivitas yang awalnya menjadi bagian dari masa kecilnya, tenis kemudian berkembang menjadi jalan hidup dan karier profesional.
Ia terus mengikuti latihan dan kompetisi hingga mulai menunjukkan kemampuan sebagai salah satu pemain muda potensial Indonesia.
Salah satu karakter permainan Aldila adalah kemampuannya bermain agresif di lapangan. Forehand dan volley menjadi dua pukulan yang disebut sebagai bagian favorit dalam permainannya.
Karakter tersebut kemudian sangat mendukung perjalanan Aldila ketika fokusnya semakin banyak diarahkan ke nomor ganda.
Pendidikan Aldila Sutjiadi
Prestasi Aldila tidak hanya terlihat di lapangan tenis.
Sebelum melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat, ia menempuh pendidikan di Jubilee School Jakarta. Kesempatan besar kemudian datang ketika Aldila melanjutkan studi ke University of Kentucky.
Di kampus tersebut, Aldila menjadi bagian dari Kentucky Wildcats dan mengikuti kompetisi tenis antarkampus Amerika Serikat.
Periode kuliah menjadi salah satu fase penting dalam perkembangan kariernya. Sistem olahraga universitas Amerika memberikan kesempatan kepada Aldila untuk tetap mengejar pendidikan sekaligus berkompetisi pada level tinggi.
Ia tampil dalam berbagai pertandingan NCAA dan berkembang menjadi pemain ganda yang diperhitungkan.
Pada 2016 dan 2017, Aldila memperoleh pengakuan sebagai doubles All-American. Ia juga menjadi bagian dari sejarah tenis University of Kentucky ketika meraih kejuaraan nasional nomor ganda ITA National Indoors bersama Mami Adachi pada 2016.
Aldila kemudian menyelesaikan pendidikannya pada 2017. Kemampuannya menjaga keseimbangan antara akademik dan olahraga menjadi bagian menarik dari profil petenis Indonesia tersebut.
Perjalanan Karier Profesional Aldila Sutjiadi
Setelah melalui pembinaan sejak usia muda dan kompetisi universitas, Aldila secara bertahap membangun karier di level profesional.
Perjalanan tersebut tidak berlangsung instan. Ia harus mengikuti berbagai turnamen untuk mengumpulkan poin peringkat sekaligus meningkatkan pengalaman menghadapi pemain dari berbagai negara.
Nama Aldila mulai mendapat perhatian masyarakat Indonesia secara lebih luas ketika tampil di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Bersama Christopher Rungkat, Aldila turun pada nomor ganda campuran.
Keduanya berhasil mencapai final dan kemudian mempersembahkan medali emas Asian Games 2018 untuk Indonesia. Prestasi tersebut menjadi salah satu tonggak terpenting dalam perjalanan karier Aldila.
Keberhasilan di Asian Games menjadi awal dari rangkaian pencapaian lain bersama tim nasional.
Pada SEA Games 2019 di Filipina, Aldila berhasil meraih emas tunggal putri. Ia juga menjadi juara nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat.
Duet Aldila dan Christopher kembali memperlihatkan konsistensinya dengan mempertahankan medali emas ganda campuran pada SEA Games berikutnya di Vietnam.
Mereka kembali meraih emas ganda campuran pada SEA Games 2023 di Kamboja.
Menembus WTA Tour
Perkembangan Aldila semakin terlihat ketika ia mulai mendapatkan hasil bagus dalam berbagai turnamen profesional.
Pada 2021, Aldila mencapai final WTA 125 Charleston bersama Erin Routliffe. Walaupun belum berhasil menjadi juara, pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari prosesnya menuju persaingan WTA Tour.
Terobosan besar terjadi pada 2022.
Aldila berhasil meraih gelar WTA pertamanya di Bogota bersama Astra Sharma. Gelar tersebut menjadi titik penting karena menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dan menjadi juara pada level utama tenis putri dunia.
Performa Aldila meningkat pesat pada musim berikutnya.
Pada 2023, ia mengoleksi tiga gelar WTA ganda. Aldila menjadi juara Auckland bersama Miyu Kato, Austin bersama Erin Routliffe, serta Cleveland bersama Kato.
Rangkaian hasil tersebut ikut membawa namanya menembus jajaran atas peringkat ganda dunia.
Pada periode terbaiknya, Aldila mencapai peringkat 26 dunia nomor ganda pada 2023.
Prestasi Aldila Sutjiadi di Grand Slam
Selain mengoleksi gelar turnamen WTA, Aldila juga mampu melangkah jauh dalam turnamen Grand Slam.
Salah satu pencapaian penting terjadi di Wimbledon 2023.
Aldila yang berpasangan dengan Matwe Middelkoop pada nomor ganda campuran berhasil mencapai babak semifinal.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Aldila mampu bersaing dengan pemain-pemain papan atas di salah satu turnamen tenis paling bergengsi di dunia.
Prestasi Grand Slam kembali dicatatkannya pada US Open 2024.
Kali ini Aldila bermain bersama petenis India Rohan Bopanna di nomor ganda campuran. Pasangan tersebut berhasil melaju hingga semifinal sebelum perjalanan mereka terhenti.
Dua semifinal Grand Slam tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan internasional Aldila.
Koleksi Gelar WTA Aldila Sutjiadi
Hingga Agustus 2026, Aldila telah mengoleksi delapan gelar WTA nomor ganda.
Gelar pertamanya datang dari Bogota 2022 bersama Astra Sharma.
Setahun kemudian, Aldila menjalani musim yang sangat produktif dengan menjuarai Auckland bersama Miyu Kato, Austin bersama Erin Routliffe, dan Cleveland bersama Kato.
Pada 2024, Aldila kembali menjadi juara setelah merebut gelar Hua Hin bersama Miyu Kato.
Gelar keenam datang pada Chennai 2025 ketika Aldila berpasangan dengan sesama petenis Indonesia, Janice Tjen.
Musim 2026 kemudian menjadi periode menarik lainnya dalam karier Aldila.
Pada Juni 2026, ia berpasangan dengan mantan petenis nomor dua dunia Vera Zvonareva dan berhasil menjuarai turnamen WTA 500 Bad Homburg di Jerman.
Aldila dan Zvonareva mengalahkan Ellen Perez dan Demi Schuurs pada final dengan skor 6-1, 4-6, 10-5.
Belum berhenti di sana, Aldila kembali naik podium juara pada turnamen WTA 500 di Washington.
Aldila Sutjiadi Juara DC Open 2026
Mubadala DC Open 2026 menjadi salah satu pencapaian terbaru Aldila.
Ia berpasangan dengan Erin Routliffe, pemain ganda asal Selandia Baru yang sebelumnya juga pernah menjadi partnernya ketika menjuarai Austin pada 2023.
Aldila dan Routliffe ditempatkan sebagai unggulan kedua pada nomor ganda putri.
Keduanya berhasil melewati rangkaian pertandingan hingga mencapai partai puncak tanpa kehilangan set.
Pada final, Aldila/Routliffe berhadapan dengan Andreja Klepac dan Makoto Ninomiya.
Pasangan Indonesia-Selandia Baru tersebut tampil solid dan menyelesaikan pertandingan melalui dua set langsung dengan skor 6-4, 6-1.
Kemenangan itu memberikan gelar WTA kedelapan bagi Aldila sekaligus gelar keduanya sepanjang musim 2026 setelah Bad Homburg.
Prestasi di Washington juga terasa istimewa karena Aldila kembali menjadi juara bersama Routliffe setelah keduanya sebelumnya mengangkat trofi Austin Open 2023.
Prestasi Bersama Indonesia
Di luar WTA Tour, Aldila mempunyai catatan panjang ketika membela Merah Putih.
Salah satu pencapaian terbesar tentu medali emas Asian Games 2018 nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat.
Ia kemudian meraih dua emas SEA Games 2019 melalui nomor tunggal putri dan ganda campuran.
Kesuksesan di ganda campuran berlanjut dengan emas SEA Games Vietnam dan SEA Games Kamboja.
Pada Asian Games Hangzhou yang berlangsung pada 2023, Aldila juga mempersembahkan medali perunggu nomor ganda putri bersama Janice Tjen.
Kerja sama Aldila dan Janice kembali menghasilkan pencapaian besar pada SEA Games 2025. Mereka menjadi juara nomor ganda putri setelah mengalahkan pasangan Thailand di final dengan skor 6-2, 6-1.
Daftar Prestasi Penting Aldila Sutjiadi
Beberapa pencapaian penting dalam perjalanan karier Aldila antara lain:
- Medali emas Asian Games 2018 ganda campuran
- Medali emas SEA Games 2019 tunggal putri
- Medali emas SEA Games 2019 ganda campuran
- Medali emas SEA Games 2021/2022 ganda campuran
- Medali emas SEA Games 2023 ganda campuran
- Medali perunggu Asian Games Hangzhou ganda putri
- Medali emas SEA Games 2025 ganda putri
- Juara WTA Bogota 2022
- Juara WTA Auckland 2023
- Juara WTA Austin 2023
- Juara WTA Cleveland 2023
- Juara WTA Hua Hin 2024
- Juara WTA Chennai 2025
- Juara WTA 500 Bad Homburg 2026
- Juara WTA 500 Washington/DC Open 2026
- Semifinal ganda campuran Wimbledon 2023
- Semifinal ganda campuran US Open 2024
- Peringkat tertinggi ganda dunia: nomor 26
Kehidupan Pribadi Aldila Sutjiadi
Aldila dikenal lebih banyak membagikan perjalanan profesional dan aktivitasnya sebagai atlet.
Keluarga mempunyai peran besar dalam perjalanan tenisnya. Ayahnya, Indriatno Sutjiadi, menjadi salah satu sosok yang mengenalkannya kepada tenis sejak kecil, sedangkan ibunya bernama Herawati Sutisna Jahja.
Mengenai pasangan atau kehidupan asmara, tidak banyak informasi resmi yang dibagikan Aldila kepada publik. Karena itu, kehidupan pribadinya di luar olahraga relatif terjaga.
Fokus pemberitaan mengenai dirinya selama ini lebih banyak berkaitan dengan prestasi, turnamen internasional, serta kiprahnya ketika membela Indonesia.
Fakta Menarik Aldila Sutjiadi
Aldila mulai bermain tenis sejak berusia lima tahun. Pengalaman panjang tersebut membuatnya telah mengenal olahraga tenis selama lebih dari dua dekade.
Ia juga merupakan atlet yang berhasil menggabungkan prestasi akademik dan olahraga. Ketika menempuh pendidikan di University of Kentucky, Aldila tetap aktif sebagai atlet tenis universitas.
Keunggulannya di nomor ganda bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Semasa kuliah, Aldila sudah memperoleh status doubles All-American pada 2016 dan 2017.
Forehand dan volley merupakan pukulan favorit Aldila. Dua aspek tersebut sangat mendukung permainannya sebagai spesialis ganda yang membutuhkan refleks, penempatan bola, dan kemampuan bermain di depan net.
Fakta menarik lainnya adalah kemampuan Aldila meraih gelar bersama sejumlah pasangan berbeda. Ia pernah menjadi juara WTA bersama Astra Sharma, Miyu Kato, Erin Routliffe, Janice Tjen, dan Vera Zvonareva.
Hal tersebut menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan karakter permainan partner yang berbeda-beda.
Jejak Digital dan Media Sosial Aldila Sutjiadi
Aldila juga aktif membangun hubungan dengan penggemarnya melalui media sosial.
Akun Instagram yang digunakannya dikenal dengan nama pengguna @dila11. Melalui platform tersebut, Aldila kerap membagikan aktivitas tenis, pertandingan, latihan, perjalanan turnamen, hingga momen ketika meraih prestasi.
Media sosial juga menjadi sarana bagi masyarakat Indonesia untuk mengikuti perjalanan Aldila karena sebagian besar kompetisi yang dijalaninya berlangsung di luar negeri.
Prestasinya di level WTA dan Grand Slam membuat Aldila menjadi salah satu representasi penting tenis Indonesia di panggung internasional.
Memasuki usia 31 tahun pada 2026, Aldila masih menunjukkan kemampuan bersaing di level tinggi. Dua gelar WTA 500 pada Bad Homburg dan Washington sepanjang musim 2026 menjadi bukti bahwa perjalanan kariernya masih terus berkembang.
FAQ Biodata Aldila Sutjiadi
Q: Siapa Aldila Sutjiadi?
A: Aldila Sutjiadi adalah petenis profesional Indonesia yang dikenal sebagai spesialis nomor ganda putri dan ganda campuran. Ia telah meraih sejumlah gelar WTA serta medali untuk Indonesia di Asian Games dan SEA Games.
Q: Berapa umur Aldila Sutjiadi?
A: Aldila Sutjiadi lahir pada 2 Mei 1995. Ia berusia 31 tahun pada Agustus 2026.
Q: Aldila Sutjiadi lahir di mana?
A: Aldila Sutjiadi lahir di Jakarta, Indonesia.
Q: Apa agama Aldila Sutjiadi?
A: Biodata yang beredar secara luas mencantumkan agama Aldila Sutjiadi sebagai Kristen.
Q: Siapa orang tua Aldila Sutjiadi?
A: Ayah Aldila bernama Indriatno Sutjiadi, sedangkan ibunya bernama Herawati Sutisna Jahja.
Q: Berapa tinggi badan Aldila Sutjiadi?
A: Tinggi badan Aldila Sutjiadi tercatat sekitar 169 cm atau 1,69 meter.
Q: Di mana Aldila Sutjiadi kuliah?
A: Aldila menempuh pendidikan tinggi di University of Kentucky, Amerika Serikat, dan memperkuat tim tenis Kentucky Wildcats.
Q: Berapa gelar WTA Aldila Sutjiadi?
A: Hingga awal Agustus 2026, Aldila telah mengoleksi delapan gelar WTA nomor ganda, termasuk Bad Homburg dan Washington/DC Open pada musim 2026.
Q: Apakah Aldila Sutjiadi pernah menjadi juara Asian Games?
A: Ya. Aldila bersama Christopher Rungkat meraih medali emas nomor ganda campuran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Q: Apa prestasi Aldila Sutjiadi di Grand Slam?
A: Di antara pencapaian terbaiknya adalah mencapai semifinal ganda campuran Wimbledon 2023 bersama Matwe Middelkoop serta semifinal ganda campuran US Open 2024 bersama Rohan Bopanna.
Q: Apa Instagram Aldila Sutjiadi?
A: Aldila dikenal menggunakan akun Instagram dengan nama pengguna @dila11.











Comment