by

Relawan Gatot Nurmantyo Terbagi Menjadi Dua Kubu

Relawan Gatot Nurmantyo Terbagi Menjadi Dua Kubu

Bulatin.com – Barisan relawan yang tergabung dalam Presidium Nasional Gatot Nurmantyo untuk Rakyat (GNR) mengatakan dukungan pada duet Joko Widodo serta Ma’ruf Amin untuk Pemilihan presiden 2019. Akan tetapi, barisan relawan ini terbelah karena ada yang mensupport pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Relawan Selendang Putih Nusantara (RSPN) simpatisan Gatot telah mengumumkan dua hari kemarin, dukungan pada duet Prabowo-Sandi.

“Jika kami RSPN, Selendang Putih telah dua hari kemarin sah dukung Prabowo. Jika GNR ke Jokowi, silahkan itu hak politik dukungan mereka. Tidak ada permasalahan kami,” kata pendiri RSPN, Rama Yumatha.

Rama menyampaikan argumen mensupport Prabowo-Sandi karena semenjak awal berdiri RSPN mempunyai arah presiden ditukar di Pemilihan presiden 2019. Jika mensupport Jokowi karena itu arah ini jelas tidak terwujud.

“Kami dari pertama memang memiliki komitmen mensupport presiden 2019 ditukar. Karena itu rasional ke Prabowo, dengan Pak Gatot tidak berhasil calon presiden,” jelas Rama.

Lalu, berkaitan sikap politik Gatot, ia mengakui belumlah tahu. Akan tetapi, berdasar pada dari info sementara , eks Panglima TNI itu selama ini masih tetap berlaku netral.

“Sampai kini masih tetap netral. Kami belumlah tahu sikap politik beliau (Gatot). Jika beliau dibawa masuk timses di pemilihan presiden benar itu, kami infonya juga demikian,” papar Rama.

Awal mulanya, barisan Presidium Nasional Gatot Nurmantyo untuk Rakyat (GNR) mengatakan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin. Sikap dukungan GNR pada Jokowi-Ma’ruf dikatakan dalam info wartawan yang diselenggarakan Kamis siang, 23 Agustus 2018.

Ketua Relawan GNR, Dondi Rivaldi, menuturkan, langkah ini diambil pihaknya menjadi persetujuan team relawan yang akan memberi dukungan pada Jokowi-Ma’ruf. Langkah ini diambil karena kesempatan Gatot tertutup tidak dapat jadi calon presiden.

“Sesudah tempo hari kita deklarasi dukungan untuk Pak Gatot, serta realitanya Pak Gatot tak akan jadi calon presiden, karena itu dari diskusi serta pokok pikiran kami sepakati jika Jokowi-Ma’ruf Amin ialah pasangan yang pas untuk diperjuangkan,” kata Dondi di lokasi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 23 Agustus 2018.