by

Rumus Menabung Sebelum Menikah

Rumus Menabung Sebelum Menikah

Bulatin.com Bicara masalah persiapan pernikahan erat hubungannya dengan kemapanan finansial. Tiada dana yang oke, tidak mungkin untuk wujudkan pernikahan yang diimpikan. Menabung jadi jalan keluarnya. Akan tetapi, kapan waktu yang baik untuk menyisihkan uang untuk pernikahan? Dan berapakah jumlahnya yang disarankan?

“The sooner, the better. Makin cepat, malah lebih baik. Bahkan juga saat Anda masih tetap menjomblo juga, menabung untuk pernikahan masih dianjurkan,” papar Caroline Muliawan, penulis buku ‘The Ultimate Wedding Guide’, saat acara peluncuran buku itu di Kinokuniya, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Persiapan dana pernikahan, lanjut Caroline, dapat juga diawali saat pasangan memutuskan untuk bertunangan. Dengan status yang telah terikat, calon pengantin semakin lebih memiliki komitmen dalam mempersiapkan dananya.

Sebetulnya, tidak ada patokan spesifik berapakah dana yang perlu disisihkan tiap-tiap bulannya sebab keadaan finansial tiap-tiap pasangan berlainan. Akan tetapi umumnya, Caroline yang representasi dari layanan pembiayaan pernikahan Dana Nikah itu menyarankan pada client-nya untuk membagikan dana seputar seperempat dari pemasukan untuk ditabung tiap-tiap bulan.

“Jika menikahnya tahun kedepan, rumusnya mulai sisakan dana 30 % per bulan untuk tabungan pernikahan. Baik calon pengantin pria, ataupun wanita,” kata Caroline.

Bila sangat mungkin, lanjut Caroline, lebih 5-10 % waktu beberapa waktu mendekati hari-H menjadi dana darurat. Diluar itu, dia menyarankan supaya pasangan membuat satu tabungan pribadi supaya dana tidak terpakai untuk keperluan di luar persiapan pernikahan, sekaligus juga mempermudah mereka memantau jalur masuk-keluar dana itu.

Tidak dapat disangkal, persiapan finansial kadang di pengaruhi oleh aspek kebudayaan dari masing-masing pasangan. Marketing Manager The Bride Dept Putri Adinda memberikan contoh, budaya Jawa kadang mengutamakan pada pengantin wanita hingga pihak mempelai wanita yang mengeluarkan dana semakin banyak daripada pria.

“Jika budaya Tiongkok, demikian sebaliknya. Mempelai pria yang membayar lebih. Sebaiknya, pasangan membahasnya dahulu agar jelas bagian masing-masing,” lebih Putri waktu didapati di peluang yang sama.