oleh

Teriak Ban Kempes Perampok Berhasil Sikat Uang 59 Juta

Teriak Ban Kempes Perampok Berhasil Sikat Uang 59 Juta

Bulatin.com – Team Jatanras Diteskrimum Polda Kaltim tangkap AD (40), pria yang tinggal di Jalan Pelita, Samarinda. AD bersama dengan temannya disangka lakukan pencurian dengan pemberatan uang Rp 59 juta. Sesaat teman AD, masih dicari.

“Ia ini pekerja bengkel, dan tinggal di Jalan Pelita. Kami tangkap Selasa (29/1) malam tempo hari, sekitar jam 8.30,” kata Wakil Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Triyanto, dalam info resmi di kantornya, Rabu (30/1).

Triyanto menjelaskan, saat peristiwa Selasa (22/1) lalu, AD bertindak menjadi joki motor, yang memberitahu pada korban, jika salah satunya ban mobil korban kempes.

“Temannya yang sedang kita mencari saat ini ini, jadi ekesekutornya, bekerja ambil (tas) isi uang Rp 59 juta,” tutur Triyanto.
Diterangkan Triyanto, AD merupakan perantau luar Kaltim, yang tinggal di Samarinda semenjak 2015, dan kerja menjadi montir.

“Sesudah lakukan tindakan pencurian itu, ia (AD) masih berada di sekitar Samarinda. Ia menduga kami tidak dapat membuka itu,” jelas Triyanto.
“AD bisa sisi Rp 11 juta. Ini adalah tindakan pertama-tama, sesudah dibawa temannya yang masih kita mencari ini. Jadi, tindakan itu adalah spontan, dan berdua temannya pada akhirnya berlaga,” tegas Triyanto.
Masih tetap diterangkan Triyanto, saat berlaga, AD dan temannya, tidak terlebih dulu ikuti korban. “Ia sistemnya acak, tidak merencanakan manakah sasarannya,” ucapnya kembali.

Polisi mengambil alih baju, alat komunikasi, dan perhiassn dari hasil kejahatan jalanan AD, yang kini meringkuk di penjara, dengan jeratan masalah 363 KUHP mengenai Pencurian Dengan Pemberatan. “Motor yang digunakan saat berlaga, masih kita mencari,” demikian Triyanto.
Didapati, tindakan pencurian itu, berlangsung Selasa (22/1), di Jalan Pahlawan. Dua orang pengemudi, memarkir mobil di tepi jalan, salah satunya masuk ke toko, ambil tagihan. Akan tetapi partnernya yang tinggal, dihampiri 2 orang bermotor berboncengan, yang memberitahu ban kempes. Belakangan, tas isi uang Rp 59 juta raib.