by

Kehidupan Ahok Yang Baru

Kehidupan Ahok Yang Baru

Bulatin.com – Tanggal 9 Mei 2017. Perjalanan hidup Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beralih. Ia divonis dua tahun penjara atas masalah penistaan agama.

Pria asal Belitung itu sangat terpaksa merasakan dinginnya hotel prodeo. Terpisah dari keluarga terkasih.

Kamis ini jadi hari 714 Ahok mendekam di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sesuai dengan waktu penahanan dan remisi didapatkan, Ahok akan hirup hawa bebas. Bergabung kembali dengan putra putrinya.
“Jika ingin bebas murni pada 24 Januari,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, akhir tahun lalu.

Keluarga dan rekanan tidak banyak bicara masalah kebebasan Ahok. Cuma imbauan yang dikasihkan. Ahok tidak ingin ada simpatisan yang bergabung di Rutan Mako Brimob ataupun Lapas Cipinang menyongsong terlalu berlebih.

“Yang menjemput, kelihatannya cuma keluarga. Pak Ahok tidak ingin ada penyambutan,” kata teman dekat pun mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Djarot mengaku terakhir ini seringkali berjumpa Ahok. Banyak yang mereka perbincangkan. Ia tidak lihat ada ketakutan pada diri Ahok walau menyandang status narapidana.

Deretan gagasan dan pekerjaan telah disiapkan. Akan tetapi, Ahok tidak ingin cepat-cepat. Ia perlu waktu sebelum mengawali kembali kegiatan.

“Hak untuk dapat nikmati hidup, hak untuk kerja, hak berumah tangga yang sama dengan ideologi Pancasila dan ditanggung konstitusi. Jadi tidak perlu ramai gitu lho,” tuturnya.

Pekerjaan pertama yang telah diskedulkan Ahok, jadi pembicara di beberapa seminar di 15 negara. Salah satunya Hongkong, Australia, Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Selandia Baru, Prancis, Belgia, Kanada sampai Austria. Pada seminar itu, ia pun menceritakan kehidupan dibalik jeruji besi.

“Ada orang luar negeri, WNI, mahasiswa dan university (yang mengundang,” papar Ima Mahdiah, Staf Ahok saat dihubungi di Jakarta, Jumat (18/1).

Di celah aktivitas jadi pembicara, Ahok pun punya niat meneruskan usaha keluarga. Tidak hanya itu, berfikir membuat yayasan yang dinamakan BTP Foundation. Mantan suami Veronica itu pun merencanakan membuat acara talk show dalam suatu stasiun tv.

“Stasiun TV-nya masih rahasia. Kelak agar bapak yang ngomong sendiri. Proses membuatnya sekitar sebelum pemilihan presiden. Tetapi kapan tayangnya masih dibicarakan,” tuturnya.

Pada Ima, Ahok tidak pernah menyentuh kemauannya terjun kembali pada politik. Berita beredar, PDIP melirik Ahok menjadi kader. Akan tetapi kepastiannya, Ahok sendiri akan menjawab.

“Tempo hari saya bertemu Pak Ahok, narasi di situ. Ia dirayu oleh partai spesifik untuk masuk. Ia katakan tidak. Ia cuma ingin masuk PDI Perjuangan, tidak ingin jadi pengurus, jadi anggota biasa saja” narasi Djarot.