oleh

Mengungkap Keunikan Generasi Milenial Hingga Generasi Silent

Mengungkap Keunikan Generasi Milenial Hingga Generasi Silent

Bulatin.com – Generasi milenial saat ini merupakan kelompok yang paling sering disebut-sebut. Padahal, masih terdapat beberapa kelompok generasi lainnya yang juga masih eksis hingga kini.

Baru-baru ini, para peneliti melakukan studi terkait pengelompokkan generasi yang dibedakan dari tahun kelahirannya. Tujuan penelitian tersebut, ternyata untuk melihat bagaimana sejarah tiap momen dan perkembangan teknologi mampu memengaruhi tiap generasi yang hidup di zamannya.

Dilansir dari Business Insider, penelitian dari Pew Research Center mengelompokkan bahwa generasi milenial adalah mereka yang lahir di tahun 1981 hingga 1996. Generasi ini dikatakan sangat memegang peran pada teknologi yang mengubah cara pandang dan persepsinya.

Kelompok yang lebih tua atau pun muda dari milenial ini, mungkin akan merasa kesulitan mencari bahan diskusi yang tepat, di mana kelompok ini berusia antara 5 sampai 20 tahun di saat tragedi teroris 9/11 terjadi. Milenial hadir di saat ledakan internet sedang sangat besar-besarnya.

Sementara itu, mereka yang lahir di tahun 1928 hingga 1945 disebut sebagai kelompok Silent. Pada generasi Boomers, mereka biasanya sudah berusia 54 tahun ke atas dengan rentang kelahiran 1946 hingga 1964.

Pada generasi X adalah mereka yang kala ini berusia 38 hingga 53 tahun dengan rentang tahun kelahiran pada 1965 hingga 1980. Disusul dengan generasi milenial dan generasi setelahnya yang masih dibentuk nama kelompoknya apakah akan menjadi postmilenial atau generasi Z.

Perbedaan dari tiap generasi ini sangat nampak dari batasan yang mereka miliki. Selain usia, tiap generasi cenderung sulit untuk bisa menyatu karena adanya pembatas. Generasi milenial lahir di tengah-tengah ramainya media sosial yang membuat mereka beradaptasi dengan teknologi, sementara generasi sebelum mereka akan kesulitan menggunakan teknologi yang semakin berkembang.

Nantinya, generasi setelah milenial yang sebentar lagi akan menjadi remaja, juga diprediksi akan terbiasa dengan dunia maya dan perkembangan gawai yang sangat canggih. Terlebih, peneliti meyakini akan sangat menarik melihat perkembangan generasi setelah milenial yang tumbuh besar dengan berkembangnya ragam media sosial dan teknologi canggih.