by

Perkembangan Bisnis Online Dikalangan Remaja

Perkembangan Bisnis Online Dikalangan Remaja

Bulatin.com Bisnis online merupakan hal yang umum, apalagi untuk generasi millenial. Akhir-akhir ini generasi muda memang memegang peran penting dalam membangun ekonomi digital.

Peran e-commerce dalam mendorong industri kreatif tentu sangat dibutuhkan, salah satunya Shoppe. E-commers yang cukup eksis sejak 2015 ini membuka tempat bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi kreatifnya melalui kampanye berjudul ‘Kreasi Nusantara: Koleksi Karya Anak Muda’.

Kampanye yang digelar dalam rangka merayakan Hari Sumpah Pemuda ini dilakukan Shopee tanggal 23-30 Oktober 2018.

Head of Government Relation Shopee Indonesia Radityo Triatmojo, menyebutkan bahwa setiap daerah di Indonesia mempunyai potensi budaya kreatif untuk berkembang, salah satunya Yogyakarta.

“Yogyakarta kota yang istimewa anak mudanya selalu punya kreatifitas unik serta baru. Selain diusung sebagai kota kreatif oleh UNESCO, banyak anak muda yang aktif berperan memajukan industri kreatif. Di bagian lain ada krnsiksn order hampir 3 kali lipat dibanding tahun lalu,” ungkapnya saat mini talkshow bertajuk ‘Kreasi Nusantara: Karya Muda Yogyakarta di Sinergi Co-Working Space di Yogyakarta Sabtu 27 Oktober 2018.

Kemudian ia mengungkapkan bahwa melalui acara ini Shopee ingin berikan exposure lebih kepada pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka lewat jalur digital.

“Banyak anak muda yang memiliki karya, namun tak tau mau menyalurkannya ke mana. Kami menyediakan wadah, dan menghilite produk mereka,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Shopee lebih dari 100 juta pengunjung perbulan didominasi pembeli muda. Fotografi, fashion serta kecantikan merupakan 3 item yang paling dicari.

“Kami tak hanya fokus pada penjual muda saja, namun produk yang dijual juga untuk anak muda.”

Pada acara yang sama Shoppe memunculkan 5 produk lokal sukses asal Yogyakarta antara lain Amazara, JM Decor, Vhijab, Lynelle Rajut serta Fosasieshop.

“Di Shopee sekitar 60 persen penjual adalah anak muda usia 25-30 tahun. Selain ingin memberikan eksposure, acara ini diharapkan dapat membantu ekonomi di Kabupaten dan Kota sekitar Yogya,” tutupnya.