by

Persela Lamongan Resmi Terdegradasi dari BRI Liga 1

Persela Lamongan harus mengucapkan selamat tinggal pada BRI Liga 1. Mereka dipastikan terdegradasi setelah Barito Putera menang dengan skor 2-0 atas Persik Kediri dalam laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (19/3/2022) sore.

Kemenangan itu tidak mengubah posisi Barito Putera yang tetap di peringkat ke-15 atau batas akhir zona aman. Tapi, klub berjulukan Laskar Antasari itu kini mengoleksi 32 angka.

Torehan poin Barito Putera itu tak mungkin diungguli oleh Persela yang masih di peringkat ke-17 dengan 21 poin. Meski memenangi tiga laga tersisa, Persela hanya akan mendapat 30 angka dan tak akan mentas dari zona degradasi.

Ironisnya, Persela terpaksa turun kasta saat belum melakoni laga pekan ke-32 BRI Liga 1. Laskar Joko Tingkir masih akan menghadapi Bhayangkara FC pada Minggu (20/3/2022) malam.

Degradasinya Persela ini menjadi kabar buruk bagi pecinta sepak bola nasional. Sebab, mereka memegang catatan sebagai klub kabupaten yang paling lama berada di kasta tertinggi.

Persela Lamongan sudah berada di puncak piramida kompetisi Indonesia sejak 2004 alias memasuki 18 tahun. Klub yang berdiri pada 1967 itu tak pernah turun kasta sejak 2005 hingga sekarang.

Selama era Divisi Utama, pada 2005 hingga 2007, Persela Lamongan konsisten menduduki papan tengah dalam kompetisi yang dibagi menjadi dua wilayah. Paling mentok ada di posisi keenam, posisi yang juga didapat di ISL 2008-2009.

Eksistensi Persela juga tak tergoyahkan hingga musim-musim berikutnya saat kompetisi Indonesia mengalami dualisme. ISL 2011-2012 juga dikenang karena mereka mampu menduduki peringkat keempat klasemen akhir di bawah asuhan Miroslav Janu.

Persela termasuk satu dari enam klub yang mampu bertahan di ISL sejak 2008 sampai berganti nama menjadi Liga 1 mulai 2017. Enam klub ini tercatat sudah 10 musim beruntun bisa tetap berada di kasta tertinggi.

Lima lainnya adalah Persipura Jayapura, Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Madura United. Klub terakhir pernah menggunakan nama Pelita Jaya, Pelita Bandung Raya, hingga Persipasi Bandung Raya sebelum akhirnya pindah ke Madura sejak 2016.

Dengan perjalanan panjang selama ini, Persela mengakhiri petualangan di kasta tertinggi. Mereka menyusul Persiraja yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta dan masih di dasar klasemen hingga sekarang.