oleh

Teror Bom Memiliki Dampak ke Penjualan Mobil Bekas

Teror Bom Memiliki Dampak ke Penjualan Mobil Bekas

Bulatin.com – Teror bom yang berlangsung di beberapa titik di Tanah Air rupanya ikut merubah penjualan mobil sisa. Hal semacam ini seperti yang di sampaikan beberapa pedagang mobil seken di sebagian showroom yang ada di lokasi Jakarta.

Manajer Senior Bursa Mobil Sisa WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, mencontohkan waktu terjadinya tindakan teror di Jawa Timur yang berefek sampai Jakarta. Namun mujur tidak berlarut panjang, karna masuk awal Ramadan penjualan telah kembali normal.

“Bagusnya orang Indonesia itu cepat lupa, jadi cocok tempo hari Kamis (17 Mei) normal sekali lagi. (Penjualan) Kenanya di Senin hingga Rabu (14-16 Mei). Itu kembali normal karna lihat kabar berita telah mulai tertangkap kan satu per satu terorisnya, ” tutur Herjanto.

Menurut dia, teror bom begitu berimbas pada penjualan kendaraan sisa. Karna umumnya, mendekati Lebaran, penjualan mobil sisa dapat naik sampai 30 %. “Harusnya panen masuk bulan puasa, mendadak sepi. Jumlah transaksi alami penurunan, umumnya per-hari 50-75 unit. Karna ada teror lebih sedikit dari itu jumlahnya, ” katanya.

Sambung dia, saat telah normal, Kamis tempo hari, 17 Mei, mendadak angkanya merangkak naik sampai 120 unit lebih. Nyatanya banyak konsumen yang tunda lakukan transaksi sampai menanti kondisi aman.

“Showroom kita disini banyak juga, nyaris 400 showroom. Tahun 2013 saja data paling akhir jumlah display 2. 227 unit, dengan terdapatnya menambahkan tempat hingga sekarang ini jumlah unit display dapat lebih dari 2 beberapa ribu, ” sambungnya.

Sementara ditempat terpisah, Dewa salah seseorang pedagang mobil sisa di ITC Permata Hijau mengatakan, teror bom sekian hari lantas tidak sangat punya pengaruh penting pada penjualan mobil sisa di showroom-nya.

” Bergantung barang (jenis mobilnya apa), bila Jepang cepat. Tapi masuk bulan Ramadan memanglah bertambah yang berminat, ” tuturnya.