by

Sorang Ibu Dipenjara Karena Membuka Kotak Kripik Kentang

Sorang Ibu Dipenjara Karena Membuka Kotak Kripik Kentang

Bulatin.com Cuma sebab suatu hal yang remeh, seorang kadang dianggap bersalah serta dijatuhi hukuman. Perihal ini sering terjadi, seperti yang dialami seseorang wanita bernama Kathleen McDonagh dari Cork.

Diambil dari Mirror.co.uk, Kathleen yang tengah memiliki kandungan janin di rahimnya itu, dianggap bersalah serta mesti melakukan hukuman tinggal di penjara selama dua bulan cuma dikarenakan buka tutup keripik kentang merk populer, Pringles.

Lakukan hal tersebut, Kathleen dianggap bertindak kriminil di satu toko Tesco di dekat tempat tinggalnya pada 27 Desember 2016.

Pada sidang di Pengadilan Negeri Cork, Kamis 29 November 2018 waktu ditempat, Inspektur Ronan Kennelly menuturkan jika wanita 25 tahun itu sudah dilarang masuk. Perihal ini karena perilakunya yang kurang menyenangkan pada kunjungannya awal mulanya. Akan tetapi, dia masih masuk ke supermarket itu.

Di supermarket itu, Kathleen ambil satu tabung Pringles kemudian mengantre di kasir. Inspektur Kenneally berkata, staf lihat McDonagh serta menghampirinya untuk memintanya pergi.

Sebelum staf itu mendekati Mc Donagh, nyatanya wanita itu sudah buka tutup foil dari kaleng itu.

“Ketika petugas keamanan mendekatinya, dia buka Pringles serta melepas bagian atas foil serta dia berkata, ‘Saya membukanya hingga Anda mesti membiarkan saya membayarnya’ … itu tidak pas untuk dijual kembali dengan kerugian 1,50 euro’,” tuturnya.

Sebelum masalah ini terjadi, pengadilan tahu jika McDonagh sudah terima 14 hukuman. Dua di antaranya untuk masalah pencurian serta aksi kriminil. Diluar itu, dia diketahui mengambil property orang yang lain.

Pengacara McDonagh, Shane Collins Daly menjelaskan jika terdakwa ialah seseorang siswa yang tengah kerja untuk ibunya. Ia minta kemudahan dalam masalah ini karena client-nya hamil lima bulan serta seseorang pengantin baru.

Pengadilan ditempat ikut dengar jika wanita itu menanggung derita permasalahan yang terkait dengan kekhawatiran di waktu lalu. Collins Daly ikut minta supaya pernyataan bersalah dipertimbangkan dalam masalah ini.

Akan tetapi, hal itu tidak dapat menghapuskan kesalahannya, dia juga dijatuhi hukuman empat bulan dengan waktu potongan hukuman dua bulan yang sudah dijalaninya.