by

Nacho Mengatakan Real Madrid Tidak Terbiasa Tidak Menjadi Juara

Nacho Mengatakan Real Madrid Tidak Terbiasa Tidak Menjadi Juara

Bulatin.com – Real Madrid, klub Spanyol yang disebut juara bertahan Liga Champions saat tiga musim paling akhir, tersisih dari arena sepak bola antarklub Eropa sangat berprestise itu sesudah kalah 1-4 (skor agregat 3-5) dari Ajax Amsterdam.

Lengkapi derita itu, Nacho diganjar kartu merah di menit ke-90.

“Kami terasa hancur. Situasinya begitu susah. Kami tidak terlatih ada pada tingkatan seperti ini dalam satu musim, praktis bermain tiada titel.

“La Liga praktis telah tidak mungkin, kami tersisih dari Copa, serta Liga Champions. Sulit,” tutur bek Real Madrid itu.

Ucapannya merujuk pada posisi El Real dalam klassemen sementara La Liga. Dengan kantongi 48 poin, mereka ada di rangking ketiga serta terpaut 12 angka dari FC Barcelona yang tempati posisi paling atas klassemen.

Nacho pun mengacu pada kekalahan Real Madrid di tangan musuh bebuyutan, FC Barcelona, dalam pertandingan Copa del Rey alias Piala Raja Spanyol, 27 Februari lalu. Saat itu, Los Blancos tunduk dengan skor telak 3-0.

`Akhir dari satu era`

Kekalahan terbaru Real Madrid dari Ajax, menurut pelatih Santiago Solari, “menyakitkan”.

Apalagi, kekalahan itu membuat Real mendapatkan status menjadi juara bertahan Liga Champions pertama yang tidak berhasil maju ke set perempat final semenjak Chelsea pada 2012-2013.

Bekas manajer Manchester United, David Moyes, memiliki pendapat beberapa orang kemungkinan berusaha melihat pergantian jenis apakah yang akan berlangsung di internal Real Madrid.

“Mungkin ini ialah akhir dari satu masa. Mereka demikian oke saat beberapa tahun paling akhir, akan tetapi Cristiano Ronaldo pergi pada musim panas lalu serta sekarang mungkin Anda akan lihat Luka Modric atau Toni Kroos pergi.

“Saya tidak paham bila Anda menyimpan Sergio Ramos pada posisi itu, akan tetapi akan tidak mencengangkan saya bila ada pergantian besar-besaran di Real Madrid,” tutur Moyes.

Dalam laga melawan Ajax di Stadion Santiago Bernabeu, Real Madrid sebenarnya miliki modal kemenangan 2-1 pada pertandingan pertama di Amsterdam.

Akan tetapi, empat gol yang diciptakan semasing oleh Hakim Ziyech, David Neres, Dusan Tadic, serta Lasse Schoene mengubur keinginan beberapa simpatisan Real Madrid.

Hanya satu gol tim tuan-rumah dilesakkan Marco Asensio.

Beberapa pemain Ajax Amsterdam meluapkan keceriaan seusia singkirkan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu. – Getty Images

Berusaha dari set kwalifikasi

Berdasar hasil itu, pelatih Ajax, Erik ten Hag, begitu senang. Ia minta publik tidak melupakan bukti jika anak-anak asuhannya berusaha dari set kwalifikasi, tidak diletakkan dengan automatis dalam set group.

“Ini mendekati kesempurnaan. Selama dua laga kami betul-betul memiliki hak mengambil langkah ke set setelah itu. Saya begitu nikmati melihat team saya malam hari ini.

“Kami masih tetap menguber tiga titel serta kami ingin memenangkan semua. Saya tidak miliki dampak pada undian, jadi saya akan tidak memikirkannya. Semua calon lawan ialah tim-tim besar. Tetapi demikian pula Real Madrid,” ujarnya.

Pada laga lain, Tottenham Hotspur mengambil langkah ke set perempat final selesai singkirkan wakil Jerman, Borussia Dortmund, 1-0 (skor agregat 4-0).

Dalam pertandingan Kamis (7/2) pagi hari WIB, FC Porto akan kembali bertemu dengan AS Roma serta Paris Saint Germain akan melayani Manchester United.

Awal mulanya, AS Roma unggul 2-1 serta PSG unggul 2-0.