by

Alami Suhu Yang Lebih Panas Warga Dihimbau Tenang

Alami Suhu Yang Lebih Panas Warga Dihimbau Tenang

Bulatin.com Cuaca di Jakarta berasa lebih panas serta terik beberapa waktu akhir-akhir ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menuturkan sebabnya serta minta penduduk tidak cemas.

“Keadaan cuaca panas dirasakan belakangan ini. Pertama, gerak semu matahari berada di belahan bumi selatan. Persisnya diatas Pulau Jawa. Hingga, dirasa oleh kita penyinaran matahari yang maksimal,” kata Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko pada wartawan di kantornya, Jalan Angkasa 1, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Hary menyampaikan, penduduk tidak boleh cemas berkaitan keadaan ini. Suhu hawa masih juga dalam keadaan normal.

“Penduduk tidak boleh cemas serta tak perlu risau berkaitan rumor yang ada. Berdasar pada pemetaan, wajarnya untuk bulan Oktober 34 sampai 37 derajat celcius,” tutur Hary.

Keadaan panas ini akan selesai di penghujung bulan Oktober. Perihal ini mengisyaratkan pergeseran ke arah musim hujan.

“Kapan panas selesai? Dengan bertahap, bersamaan peegerakan semu matahari di belahan bumi selatan sampai 23,5 Lintang Selatan. Mulai Oktober akhir panas relatif alami penurunan,” kata Hary.

Diluar itu, musim hujan diperkirakan akan rata di Indonesia pada bulan November 2018.

“Dengan setahap di Oktober, telah ada pembentukan awan hujan. Dengan setahap diikuti hujan belumlah rata, cuma lokal. Mulai rata di November serta Desember,” kata Hary.