by

Azwar Anas Mundur diri di Pilkada Jatim dalam Gelar Rapat PDIP

Azwar Anas Mundur diri di Pilkada Jatim dalam Gelar Rapat PDIP

Bulatin.com – Bupati Banyuwangi Azwar Anas mengembalikan mandat penugasan sebagai bakal calon gubernur Jawa Timur ke PDI Perjuangan dan PKB.

Dalam Pilkada Jatim, sedianya Anas akan mendampingi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Setelah mendapatkan surat pengembalian mandat itu, PDIP langsung menggelar rapat di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Rapat ini, menurut Ketua DPP PDIP Andreas Pariera, untuk memberikan respons terhadap surat Azwar Anas.

“Bahwa beliau sudah menyampaikan surat, tentu ya partai memberikan respons,” kata dia.

Andreas belum mengetahui siapa yang akan menggantikan Azwar Anas untuk mendampingi Gus Ipul di Pilkada Jatim.

“Ya, saya terus terang saja saya belum tahu nanti dibahas di rapat. Kita bicarakan lagi dalam waktu dekat ini, kan kita harus memutuskan karena tanggal 8 (Januari) itu sudah mulai pendaftaran. Sehingga besok hari terakhir untuk memutuskan dan kemudian masih ada waktu sampai tanggal 10 sih, tapi idealnya kita berharap besok sudah diputuskan,” tandas Andreas.

Isi Surat Dari Pengunduran diri Azwar Anas

Yth. Para Kiai, tokoh masyarakat, kawan-kawan seperjuangan, rekan-rekan pers yang membanggakan, dan seluruh masyarakat Jawa Timur, teristimewa masyarakat Banyuwangi yang sangat saya cintai.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Melalui perenungan mendalam usai sholat Subuh hari ini, dengan memohon pencerahan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala dinamika yang terjadi, dengan ini saya menyampaikan beberapa hal.

Berbagai cobaan, godaan kekuasaan, penyuapan, bahkan cara-cara yang tidak manusiawi telah saya lalui dalam hampir dua periode memimpin Banyuwangi, dan alhamdulillah, saya bisa atasi dan masyarakat Banyuwangi memberi apresiasi atas kerja pelayanan saya dengan berbagai indikator perbaikan yang rigid dan terukur, seperti penurunan kemiskinan dan peningkatan pesat pendapatan per kapita rakyat.

Namun ketika saya berproses dalam pencalonan sebagai wakil gubernur, ada pihak-pihak yang menggunakan segala cara yang mengorbankan kehormatan keluarga saya, rakyat Banyuwangi dan Jawa Timur, serta para ulama dan sesepuh yang selama ini membimbing saya.

Untuk itu, demi tanggung jawab saya kepada masyarakat, bahwa menjadi pemimpin itu harus amanah, juga demi terwujudnya program-program kerakyatan partai dalam pembangunan untuk menyejahterakan rakyat Jatim, maka saya memberikan kembali mandat penugasan sebagai cawagub Jatim ke partai.

Saya sunguh mengucapkan terima kasih, kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, keluarga besar PDI Perjuangan dan Nahdliyin yang telah memberi kepercayaan kepada saya. Ibu Megawati telah mengajarkan kepada kami semua untuk memegang teguh komitmen terhadap aspek-aspek kepemimpinan.

Akhir kata, saya tetap percaya bahwa mereka yang menggunakan politik segala cara akan diberikan keadilan oleh Allah SWT. Saya percaya ada nur-keadilan yang akan menerangi hamba Allah yang tidak sempurna ini.

Untuk selanjutnya, saya akan berjuang dengan segenap daya dan upaya, bersama-sama rakyat Banyuwangi, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua sebagaimana telah berhasil kita jalankan dalam hampir delapan tahun terakhir.

Wassalamualaikum Wr Wb