oleh

Cerita Helem Unik Mirip Tabung Gas

Cerita Helem Unik Mirip Tabung Gas

Bulatin.com – Seseorang pengendara motor yang memakai helm berupa tabung gas 3 kg pernah viral diperbincangan netizen di Yogyakarta. Helm unik ini nyatanya hasil kreasi dari Agung Budi Triyono (40), warga Jalan Tentara Pelajar Nomor 8, Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta.
Inspirasi buat helm berupa tabung gas 3 Kg ini bermula waktu Agung tengah tidak ada kerjaan serta tiba-tiba lihat ibu-ibu tengah membawa tabung gas berwarna hijau. Spontan, inspirasi konyol buat helm berupa tabung gas juga keluar di fikiran Agung.
Dengan ketrampilannya buat helm, Agung juga lalu mengerjakan helm berupa tabung gas 3 Kg dengan dua rekannya. Helm tabung gas 3 Kg itu ditanganinya pada pertengahan tahun 2017 yang kemarin.
” Adik gunakan cocok tahun baru. Dia pinjam motor sama helm. Saya tidak tahu dia gunakan helm itu (helm berupa tabung gas 3 Kg). Dia pulang narasi dia jadi orang populer karna banyak yang ingin foto dengan helm itu, ” tutur pemilik usaha Gung’s Helm Retro ini.
Selesai dipakai sang adik, helm berupa gas 3 Kg ini juga lalu banyak diberikan di sosial media oleh beberapa netizen. Sontak, helm karya Agung ini juga viral di media sosial.
Walau bisa buat helm dengan bentuk tabung gas 3 Kg, Agung mengakui jarang memakai helm itu waktu mengendarai sepeda motor. Sebab, kata Agung, diperlukan mental yang kuat untuk menggunakan helm itu waktu berkendara.
” Butuh mental baja untuk gunakan helm itu. Karna harus diperhatikan banyaknya orang, ” terang Agung, Rabu (7/2) yang lalu .
Sesudah viral di media sosial, pesanan untuk buat helm yang sama juga datang ke Agung. Hingga sekarang ini, lanjut Agung, telah ada tiga pesanan helm dengan bentuk yang sama.
Agung mengakui pembuatan helm tabung gas ini sisi dasarnya memakai bahan helm dengan kwalitas Standar Nasional Indonesia (SNI). Lalu Agung cuma menambahkan untuk sisi atas helm supaya bentuknya jadi serupa tabung gas.
” Berbahan itu dari helm yang ada. Lalu kita cat serta tulisannya sama hanya sisi atasnya kita tambahi. Selalu diperhalus sekali lagi, ” tutup Agung.