by

Nikita Willy Diam-Diam Bangun Musala dan TPA untuk 80 Anak-anak Mengaji

Nikita Willy merupakan salah satu artis yang punya bayaran fantastis. Dia sudah menjajaki dunia akting sejak kecil. Wajar saja kalau Nikita Willy bisa sukses layaknya dirinya saat ini.

Nikita Willy terkesan glamor dan selalu tampil mewah. Namun siapa sangka selama ini dia telah membangun sebuah musala dan punya TPA untuk anak-anak tak mampu.

Nikita Willy memang tak pernah membagikan kegiatan sosial ke media dan khalayak. Apa alasan Nikita Willy? Bagaimana penampakan musala dan TPA milik dia?

Diam-diam Bangun Musala dan TPA

Di samping kariernya di dunia hiburan, ada sisi lain dari Nikita Willy yang tak diketahui publik. Seperti Cinta Laura, Nikita Willy juga aktif dalam kegiatan sosial.

Dia telah membangun sebuah musala yang berada di dekat rumahnya. Tak hanya itu, Nikita Willy juga membangun TPA untuk anak-anak kurang mampu.

“Kamu banyak kegiatan sosial tapi kamu jarang ceritakan. Bener gak sih kamu membangun sebuah masjid?” tanya Robert Harianto kepada Nikita Willy dalam kanal YouTube Perspektif MetroTV yang tayang pada dua tahun lalu.

“Iya,” jawab Nikita Willy.

“Dimana?” tanya Rober lagi.

“Di deket rumah sini,” jawab Nikita Willy.

Tampung 80 Anak Tak Mampu Agar Bisa Mengaji Gratis

Istri Indra Priawan itu menjelaskan musala dan TPA yang dia bangun dapat menampung 80 anak tak mampu. Nikita Willy senang anak-anak tersebut dapat belajar mengaji secara gratis.

“Di masjid yang aku buat itu ada sekitar 80 anak yang kurang mampu dan disitu aku bangun TPA untuk mereka belajar ngaji. Jadi mereka pulang sekolah ada kegiatan, gak main-main atau apa. Mereka disitu bisa belajar ngaji gratis, terus ya dapet seragam dan lain-lain,” ujar Nikita Willy.

Menurut dia, dengan adanya musala dan TPA tersebut, anak-anak tersebut jadi punya lingkungan baru yang bermanfaat. “Jadi mereka kayak ada di lingkungan baru lagi,” kata Nikita.

Tak Suka Pamer Kegiatan Sosial di Medsos

Nikita mengakui bahwa dia tak suk suka membagikan kegiatan sosialnya di media sosial atau pun media nasional. Menurutnya, hal tersebut tak melulu harus dipamerkan.

“Itu juga mungkin orang-orang yang gak banyak tahu kegiatan-kegiatan sosial yang aku lakukan karena aku gak suka membagikan itu di media ataupun sosial medianya aku,” ungkap Nikita menjelaskan.