by

Rumah Sementara di Lombok Sudah Mulai Didirikan

Rumah Sementara di Lombok Sudah Mulai Didirikan

Bulatin.com – Warga di Lombok Barat sudahi rasa duka mereka usai gempa dengan bersatu kembali membangun rumah sementara dari sisa-sisa reruntuhan bangunan disekitar. Di Desa Medas Badugul Taman Sari Lombok Barat Nusa Tenggara Barat, rumah tersebut mulai dibangun pada Rabu 29 Agustus 2018.

DPD RI dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) NTB, Satgas Transisi Pascagempa dari unsur TNI dan Pemda Lombok Barat, relawan asing, dan masyarakat saling bergotong royong membangun kembali rumah warga dari sisa reruntuhan. Apabila kekurangan material, warga bakal dibantu untuk membeli meterial.

Antusias masyarakat terlihat dengan penuh semangat membantu TNI serta para relawan untuk membangun kembali rumah mereka. Mulai dari perempuan, pria dan juga anak-anak pengungsi ikut membantu membersihkan puing-puing reruntuhan.

Anggota DPD RI asal NTB, Baiq Diyah Ratu Ganefi yang turut mendukung pembangunan rumah sementara tersebut, mengapresiasikan antusias semua pihak untuk membangun kembali rumah masyarakat yang hancur karena dampak dari gempa.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka ikut membantu saling bergotong royong bersama TNI serta relawan asing dari Newzeland dan Kanada. Jadi, korban gempa mulai berinisiatif untuk bersama Pemda mempercepat masa transisi pascagempa serta pemulihan pembangunan Lombok,” ujar Baiq.

Desa Medas menjadi titik awal pembangunan rumah sementara. Sedikitnya terdapat 10 desa yang diinisiasikan untuk mempercepat pembangunan rumah sementara. Di masing-masing desa tersebut bakal dibangun 10 rumah sementara dengan target dapat diselesaikan dalam waktu satu hari saja.

“Diharapkan dalam satu hari dapat menyelesaikan 10 rumah apabila antusias masyarakat terus baik seperti ini,” ucapnya.

Rumah sementara tersebut menjadi awal pemulihan Lombok pasca gempa, sambil menunggu bantuan pemerintah untuk membangun kembali rumah warga secara permanen.