by

Striker Perancis Karim Benzema mengakui Ballon d’Or adalah salah satu penghargaan prestisius yang sudah sejak lama dia incar

Andai tak dibatalkan, Karim Benzema seharusnya jadi salah satu kandidat peraih Ballon d’Or 2020 ini. Dia tampil impresif sepanjang musim, membantu Real Madrid meraih gelar La Liga ke-34 dalam sejarah.

Musim ini adalah musim pembuktian Benzema. Akhirnya striker Prancis ini bisa menunjukkan kualitas sebenarnya sebagai ujung tombak. Benzema bebas berekspresi usai kepergian Cristiano Ronaldo.

Dia berperan penting dalam membantu Madrid memetik kemenangan demi kemenangan untuk menyalip dan menjauh dari kejaran Barcelona. Sebab itu, Benzema diyakini bisa meraih Ballon d’Or musim ini.

Sayangnya, beberapa waktu lalu France Football telah mengonfirmasi bahwa Ballon d’Or tahun ini dibatalkan karena pandemi virus corona. Bagaimana respons Benzema?

Benzema tak mencoba menutupi hasratnya. Dia mengakui Ballon d’Or adalah salah satu penghargaan prestisius yang sudah sejak lama dia incar.

Namun, striker 32 tahun ini pun tak mau melebih-lebihkannya. Ballon d’Or berharga, tapi bukan berarti yang paling penting.

Ketika ditanya apakah dia pernah berpikir untuk meraih Ballon d’Or, Benzema menjawab: “Jelas, sepanjang waktu, sejak saya masih kecil, tapi ini bukanlah hal yang sampai membuat saya frustrasi.”

“Anda selalu berpikir soal Ballon d’Or ketika Anda bermain sebagai pesepak bola profesional dan ketika Anda punya jiwa kompetitif.”

Salah satu yang menonjol dari perkembangan Benzema musim ini adalah kebebasannya bermain. Benzema striker unik, dia tidak hanya jago menuntaskan peluang, melainkan juga tahu caranya meladeni rekan setim.

Meski bermain sebagai ujung tombak, Benzema justru sering menjemput bola ke tengah, bahkan berlari melebar untuk menciptakan ruang kosong. Uniknya, jumlah golnya tetap tinggi.

“Saya tidak pernah mencoba mendefinisikan diri dari posisi bermain saya, sebagai pemain nomor 9, atau bukan sebagai nomor 9, nomor 10, atau 11,” sambung Benzema.

“Saya adalah pesepak bola dan saya mencoba jadi pemain terbaik di dunia,” pungkasnya.