oleh

Kapolda Jateng Akan Menindak Pelaku Pembakar kantor PT RUM

Kapolda Jateng Akan Menindak Pelaku Pembakar kantor PT RUM

Bulatin.com – Sisi dari kantor PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo dirusak serta dibakar massa. Peristiwa tesebut buntut dari tindakan protes atas limbah berbau busuk yang merugikan warga sekitaran.
Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Condro Kirono menyebutkan pihaknya akan mengusut masalah perusakan serta pembakaran kantor PT RUM Sukoharjo. Menurutnya, apa pun alasannya perusakan itu tidak dibenarkan.
” Tim kita telah terjun ke tempat untuk lakukan olah tempat peristiwa perkara (TKP). Saat ini, saya serta Kapolres tengah lakukan evaluasi, serta lakukan olah TKP guna mengungkap beberapa pelakunya, ” tutur Condro pada wartawan di Mapolres Sukoharjo, Sabtu (24/2).
Kapolda meyakinkan bila di ruang PT RUM sudah berlangsung perusakan. Petugas sekarang ini juga sudah menempatkan garis polisi di tempat. Saat ini, lanjut dia, masih dilakukan anev (analisa dan evaluasi).
Dalam peluang sama, Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi mengakui belum periksa saksi-saksi dalam peristiwa itu. Pihaknya masih mencari bukti-bukti berkaitan perusakan itu.
” Belumlah ada yang diperiksa atau ditahan. Kami masih menyelidiki beberapa foto serta video untuk mengidentifikasi beberapa orang yang disangka ikut melakukan perusakan atau yang jadi otak perusakan, ” tandasnya.
Polisi mengira ada satu tembakan dari jarak jauh sampai mengatakan pecahnya kaca depan PT RUM. Polisi memperkirakan ada penembakan dengan senjata airsoft gun.
” Ada kaca yang retak serta berlubang, mungkin saja ditembak jarak jauh gunakan airsoft gun. Kita akan lakukan uji lab dahulu serta mengumpulkan data Inafis untuk memastikannya, ” tuturnya.
Terlebih dulu, aksi demonstrasi warga terdampak limbah PT RUM yang keluarkan bau busuk selesai ricuh. Demonstrasi yang berjalan di Kantor Bupati Sukoharjo, Kamis (22/2) lantas, berlanjut dengan tindakan blokade akses masuk pabrik serat rayon yang berada di Desa Plesan, Kecamatan Nguter sampai Jumat sore. Sebagian peserta tindakan merusak beberapa sarana punya PT RUM dengan lemparan batu serta besi.