by

Rampok Di Jayapura Berhasil Dibekuk Polisi

Rampok Di Jayapura Berhasil Dibekuk Polisi

Bulatin.com – Polisi menangkap tiga pelaku perampokan di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua. Korban, Any Wijaya (60), yang disebut juragan kos, tewas dibunuh beberapa pelaku dalam perampokan itu.
” Beberapa tersangka berhasil kami tangkap tidaklah sampai 2×24 jam saat mereka akan menyeberang ke Sulawesi dengan kapal untuk melarikan diri, ” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Kompol Awaludin Amin, Jumat (19/1/2018).
Ke tiga tersangka yaitu Andreas Wakum, Jenly Ogata, serta Marcelino Imbang dengan kata lain Marco. Ketiganya ditangkap tim paduan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Papua serta Unit Reskrim Polsek Abepura di terminal penumpang Pelabuhan Jayapura, Jl Koti, Kelurahan Numbay, Jayapura Selatan, Kota Jayapura pada Kamis (18/1).
Beberapa tersangka sebelumnya melakukan perampokan dirumah korban di Jl Angsa Jalur I, Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Selasa (16/1) sekitaran jam 11. 00 WIT. Ke tiga aktor mendatangi rumah korban berboncengan satu motor, berpura-pura mencari tempat kos dirumah korban.
” Korban seseorang janda serta tinggal sendirian. Dia miliki kos sebagian kamar. Kebetulan waktu itu ada satu kamar kosong serta korban menempatkan plang seperti iklan ‘dikoskan’ demikian dimuka rumahnya, ” tutur Awal.
Sebelum berlangsung perampokan, ke tiga pelaku sempat berjumpa dengan seseorang penghuni kos, Jetro Hasiholan. Pada saksi, waktu itu mereka berpura-pura bertanya tentang kamar kos dirumah korban.
” Lalu saksi ini memohon istrinya memanggil korban, ” paparnya.
Korban lalu keluar serta menjumpai ke tiga pelaku. Saksi tidak mencurigai terjadinya perampokan karna waktu itu segera meninggalkan korban serta menonton televisi.
Korban baru diketemukan tewas oleh saksi pada Rabu (17/1). Saksi berprasangka buruk lantaran korban tidak menutup pintu kamar seharian penuh.
” Saat dicek, nyatanya korban telah dalam kondisi meninggal dengan tempat tangan diikat kain serta wajahnya dibelit kain, ” katanya.
Dalam momen itu, beberapa pelaku ambil 100 gram perhiasan emas, 2 unit motor, serta hp korban. Perhiasan emas korban di jual oleh beberapa pelaku, sesaat hasil kejahatan hanya tersisa Rp 40 ribu.
” Emas korban di jual sejumlah Rp 5, 5 juta, sedang motor di jual Rp 2 juta, ” tandasnya.