by

Yamaha Bakalan Memproduksi Motor Model Klasik

Yamaha Bakalan Memproduksi Motor Model Klasik

Bulatin.com – Walau perubahan teknologi otomotif telah modern, tetapi trend motor sport klasik tetaplah jadi primadona. Modifikasi beragam varian dari aliran retro banyak didapati melewati jalan raya.

Bahkan juga, Kawasaki Motor Indonesia (KMI) turut berperan serta menyemarakkan segmen ini dengan meluncurkan motor retro untuk kelas low end, yaitu W 175 pada November 2017 kemarin.

Jejak Kawasaki belum juga dibarengi oleh dua rivalnya, Yamaha serta Honda. Di segmen sport kelas low end, ke dua pabrikan itu masih tetap asik bermain di sport fairing atau naked.

Lalu kurang lebih, kapan Yamaha turut bermain di segmen ini?

Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Eddy Ang menilainya kalau satu tahun lebih terakhir, segmen retro atau klasik memanglah kembali tumbuh. Sebelumnya Indonesia, di Eropa telah lebih dahulu. Tetapi sekarang ini, segmen sport klasik di Indonesia masih tetap kecil.
Bila diliat dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor sport pada 2017 cuma sekitaran 10 %. Jumlah ini belum juga dibagi atas sebagian type dari segmen motor sport yang berada di pasar otomotif nasional, umpamanya sport naked, fairing, serta trail.

” Fairing serta naked paling tiga sampai empat %. Cafe racer (classic) juga ada yang berminat, tapi apakah jumlah (pasarnya) cukup untuk dikonsumsi ramai-ramai?, ” kata Eddy waktu dihubungi, Jumat (19/1/2018).

Menurut Eddy, sekarang ini langkah pandang orang-orang pada motor belum juga pada masalah kenikmatan atau pola hidup. Untuk orang-orang Indonesia, motor masih tetap disimpulkan jadi alat transportasi. Oleh karenanya, Yamaha di pasar otomotif Indonesia belum juga tertarik main di segmen ini.

” Seberapa besar sih pengunaan motor yang untuk show off? Sekarang ini 70 sampai 80 % masih tetap berdasar pada alasan fungsional, ” kata Eddy.